Kamis sore yang cerah di minggu kedua bulan Juli. Beberapa orang dari kami berkumpul di bilangan Jakarta Selatan di salah satu komplek perkantoran termegah di ibukota untuk berkunjung ke kantor cabang raksasa dunia maya, sang penguasa internet. Google.

Beberapa hari sebelumnya, Warung Blogger menerima pesan masuk yang berisi undangan pertemuan. Sempat tak percaya, karena bisa saja pesan tersebut berasal dari orang yang memiliki waktu luang luar biasa untuk iseng mengirimkan pesan acak atas nama mereka. Tapi setelah diteliti lebih jauh, ajakan itu konkret dengan alamat email bertuliskan google dot com di belakang namanya. Kami, tentu saja, tidak mungkin melewatkan kesempatan baik itu. Tawaran kami terima, waktu ditentukan dan kami menuju ke sana dengan perasaan bangga.

Undangan itu dimaksudkan untuk memperkenalkan salah satu program baru yang akan dirilis Google dalam waktu dekat ini. Warung Blogger beruntung menjadi salah satu dari kalangan umum yang pertama melihat fungsi dan tampilan antar muka dari program tersebut. Google Question Hub namanya. Sebuah program yang membantu pengguna untuk melihat ratusan atau ribuan daftar pertanyaan dari manusia yang pernah diketik di mesin pencarian Google.

Berdiskusi bersama Google. Layar diputihkan untuk alasan keamanan.
Lalu apa bedanya dengan program Google yang lain, seperti Google Trends, misalnya?

Lebih kurang begini. Jika Google Trends berfungsi untuk menampilkan informasi-informasi yang sedang viral di dunia Maya berdasarkan kata kunci, Google Question Hub bertujuan untuk mencakup data yang lebih luas. Ia akan merekam apa pun yang diketik di mesin pencarian, tidak hanya informasi yang sedang viral, dan informasi tersebut ditampilkan dalam satu kalimat utuh. Seperti misalnya, kami tertawa luar biasa, ketika layar besar menampilkan kalimat: “Kenapa di kecamatan gombong sinyal saja jadi H?”, “Gimana cara menghacurkan kacang martabak” atau “Assalamualaikum wr wb Google. Saya sudah kirim lamaran ke alfamart.  Kemudian sudah diinterview. Tapi terus belum ada kabar lagi” bahkan ada juga yang mengetik sebuah pertanyaan tentang alasan kandasnya sebuah hubungan percintaan dalam bentuk curhat dengan satu kalimat panjang. Tepuk tangan.

Apa menariknya? 

Untuk masyarakat umum mungkin ini akan menjadi sebuah program yang tidak terlalu menarik. Tapi untuk kita, sebagai penggiat dunia tulis di dunia digital, Google Question Hub akan menjadi alat yang luar biasa ampuh sebagai sumber inspirasi menulis. Ia menyediakan banyak sekali kategori. Mulai dari ilmu pengetahuan, hiburan, olahraga, traveling¸ kuliner, politik dan banyak lagi lainnya. Masing-masing dari kategori tersebut memiliki ribuan daftar kata kunci. Dan dari kata kunci tersebut akan muncul banyak pertanyaan (atau pernyataan) yang pernah diketik oleh umat manusia di mesin pencarian Google. Dari pertanyaan-pertanyaan penting sampai pernyataan absurd, seperti contoh tadi, ada. Dan kita bisa menjawab (ratusan, ribuan atau semua) pertanyaan itu dengan menyisipkan satu tautan blog yang pernah atau akan kita tulis dengan satu klik belaka.

Sampai sini, sudah terlihat menarik?

Berita baiknya. Google Question Hub memang menampilkan informasi berupa kalimat utuh, namun tautan yang kita masukkan akan didistribusikan ke dalam bentuk query sehingga tetap relevan, misalnya, ada yang mencari informasi yang kita tulis berdasarkan kata kunci. Yang berarti, nantinya Google sendiri yang ‘menyuruh’ kita untuk menjawab pertanyaan penggunanya yang berarti kemungkinan tulisan kita ‘berguna’ di dunia maya menjadi lebih terasa, sehingga mimpi untuk tulisan kita tampil di halaman pertama tentu semakin terbuka.

Saat ini Google Question Hub sedang berada dalam tahap pengembangan akhir dan akan segera di rilis dalam waktu dekat ini. Apa lagi yang menyenangkan? Di awal perilisannya, Google Question Hub hanya dikhususkan untuk tiga negara saja. Bersama dengan India dan Nigeria, Indonesia menjadi salah satu negara yang oleh Google diberi kepercayaan sebegitu mulia.

Catatan: Untuk banyak alasan, tulisan ini baru akan dikembangkan lebih dalam ketika Google Question Hub telah benar-benar dirilis secara resmi.

Kantor Google dan Kami yang Norak

Berkunjung ke salah satu tempat terbaik untuk bekerja (dalam banyak sekali perspektif manusia saat ini) bukanlah kesempatan yang mungkin datang setiap hari. Maka tentu saja kami menjadi sedemikian norak.

Pintu lift baru saja terbuka untuk kemudian membuat mulut kami menganga. Beberapa di antara kami sudah bersiap-siap dengan gadgetnya masing-masing untuk mengambil gambar. Tapi demi alasan kesopanan, keingingan itu bisa kami tahan. Meski tetap membuat kami gregetan. Mbak Fiana, selaku Community Manager Question Hub Indonesia, yang mendampingi kami saat itu tersenyum dan memaklumi. “Gapapa kok,” katanya “Aku dan banyak orang yang kerja di sini juga kaya gitu waktu pertama dateng ke sini”.

Meski norak. Kami lega.

Diskusi dimulai setelah kami diberi kesempatan untuk ‘mengambil’ minuman apa pun yang tersedia di kedai Google. Kedai dalam arti sesungguhnya, di mana suguhan makan dan camilan lengkap tersedia. Kami memperkenalkan diri baik secara pribadi maupun secara organisasi. Malam itu menjadi diskusi dua arah yang menarik.

Hampir sembilan puluh menit sampai akhirnya diskusi ditutup. Pengalaman yang luar biasa berharga. Dan semoga akan selalu berguna.

Kesempatan yang ditunggu pun tiba: foto-foto!!!

Dan perkenalkan, admin-admin yang norak.

Dari kiri ke Kanan: Ucha, Ajen, Yos, Dian, Tiwi, Ilham


Admin WB bersama dengan perwakilan Google Indonesia

Tabik,

Foto lebih lengkapnya, silakan dicek media sosial masing-masing admin:
Beberapa yang lain seperti Dewi, Susi, Ilham (yang satu lagi), Mude juga Oky, sedang berhalangan untuk hadir. Doakan, semoga di lain kesempatan, kami bisa datang kembali dengan formasi lengkap.