August 2013

#5TahunWB #5TahunWB: Photo Quotes Contest #7TahunWB #HappyBlogging #Menu7uhWBLebihBaik #MubesWB 4 Tahun Ultah WB 7 Tahun Warung Blogger 79 Tahun Sinar Mas untuk Indonesia 90an Access Trade Advertorial Afiliasi Anak ANDA SEORANG INTERNET TROLL? Anniversary aplikasi musik artikel WB Ayah Bangkit dari Kehilangan Orang Tua Bedah Buku belanja online Bermain Kata Kunci Bintang 14 Hari blibli Blog competition Bloger di Masa Depan Blogging Budaya Cara Bergabung Catatan Ringan Cerpen Charity Cheria Halal Holiday competition Copy Paste Crowdo Digital Millennium Copyright Act DMCA EBI Emak Gaoel Vlog Competition Ensiklopedia Eva Sri Rahayu Event WB EYD Facebook WB Fakta dan Mitos Fashion & Beauty Festival Prestasi Indonesia UKP-PIP Pancasila Inspirasi Maju Filosofi finansial Gadget Generasi 90an Gerakan PKK Google Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menulis di Blog Hari Bloger Nasional Hari Blogger Nasional Hiburan Hikmah Hobi hotel murah di Bali Indonesiaku Info info lomba InfoWB Inspirasi Involve Asia istri Jakarta Kangen Band Karya Kata Depan di ke Kelas Bahasa Keluarga Kesehatan keuangan Kiat Menulis Postingan Blog Kompetisi Blog 5 Tahun Warung Blogger Kompetisi Blog 6 Tahun Warung Blogger kompetisi blog langit musik Kompetisi Blog LangitMusik Konsistensi Kontes WB Kopdar Mini Suka-suka Kopdar WB KOPI SUSU WB Kuliner Langit Musik Blog Competition #MusiknyaHidupKamu Langit Musik: Musiknya Hidup Kamu Liburan Lifestyle Logo Logo Baru Lokasi Lomba Lomba Blog Menu7uh Warung Blogger Lomba Menulis Manfaat Olahraga yang Menakjubkan Media Menulis Motivasi Musik & Film new langit musik Novel Novel Indonesia Oase Olahraga Olahraga & Kesehatan Parade Para Monster Parenting Peduli Kata Kunci Pendidikan pengumuman pemenang Permainan Rakyat Pojok Pojok WB POJOK WB IDOL Positif Self Talk Ramadan Reportase Resensi Buku Retweet Review review produk rumah tangga saleduck Sastra Sastra & Seni SEO Shell Shell Eco-Marathon Sosial & Budaya suami Subjektif Teknologi Tidur Tips Belanja Hemat Ala Blogger Tips Blog Tips dan Trik Tips Media Sosial Tomyam kelapa Saung Ibu Trade Expo Indonesia 2017 Travelio Travelling tulisan pilihan Tutorial Blog Twitter Twitter WB Ultah WB Ultah WB ke-6 urun artikel Utees.me Vlog Competition Warga WB Warna Warung Blogger Wisata Writing Writing Competition Zaman Sekarang Telat Untuk Jadi Blogger


Kamus Bahasa Dayak Iban – Indonesia

Judul Buku  : Kamus Bahasa Dayak Iban – Indonesia
Penulis       : Dinata William
Penerbit     : www.borndeo.com
Harga        : Rp
Tebal         : 178 halaman

Bahasa Dayak Iban adalah bahasa yang digunakan oleh suku Dayak Iban yang ada di Indonesia (di Kalimantan Barat) dan Malaysia. Penulis menyusun Kamus Bahasa Dayak Iban dengan maksud melestarikan khasanah budaya suku dayak Iban. Kamus ini memiliki sub judul “Iban Dahulu, Sekarang dan di Waktu Akan datang”.

Bagian-bagian dari buku ini terdiri dari halaman mengenai informasi buku, Daftar Isi, Kata Pengantar, Tentang Penulis, Selayang Pandang Orang Iban, isi kamus dan Daftar Pustaka. Sebelum masuk ke bagian isi kamus, terdapat sebuah tulisan berjudul “Selayang Pandang Orang Iban” (hal. 9). Tulisan itu menjelaskan secara singkat mengenai karakteristik suku Dayak Iban. Populasi Dayak Iban tersebar di beberapa kecamatan di Propinsi Kalimantan Barat, termasuk wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Rimba adalah penghidupan bagi suku Dayak Iban. Seiring dengan perubahan jaman, perlahan kehidupan suku Dayak Iban juga berubah. Namun rumah panjang yang menjadi kediaman kaum Iban, hingga kini masih dilestarikan. Beberapa keluarga mendiami rumah panjang ini karena mereka menganut filosofi “sama rendah bumbung atap”. Selain dalam Bahasa Indonesia, tulisan di atas juga dibuat dalam bahasa Dayak Iban.

Masuk pada bagian isi kamus, kita akan menemukan lebih dari 1.900 kata dalam bahasa Dayak Iban yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, sesuai dengan urutan dalam susunan alfabet seperti kamus pada umumnya. Ada beberapa huruf dalam alfabet yang tidak ada Bahasa Iban-nya, yaitu huruf F, H, Q, V, X, dan Z.   

Desain sampul buku menggunakan latar kain tenun khas Dayak Iban. Beberapa halaman di dalamnya di selipkan gambar-gambar atau lukisan yang mewakili keadaan Suku Dayak Iban. Buku dicetak di atas kertas HVS dengan kualitas cetakan yang bagus.

Kelebihan Buku

Buku Kamus Bahasa Dayak Iban yang diterbitkan oleh www.borndeo.com ini memberi kemudahan pada pembaca yang membutuhkannya, yaitu dengan memberi contoh kalimat pada beberapa kata yang diterjemahkan. Misalnya pada kata “Babas”. Babas = semak belukar, mayoh amat babas to = banyak juga semak di sini, bulu babas = sayuran yang diperoleh dari hutan.

Adanya penjelasan mengenai suku Dayak Iban dalam 2 bahasa pada bagian awal buku, lebih memudahkan bagi pembaca untuk mengenal apa dan bagaimana sebenarnya etnis tersebut.

Sebuah hal berbeda pada buku ini, yaitu penempatan “Tentang Penulis” yang diletakkan pada bagian depan buku, setelah Kata Pengantar. Biasanya keterangan tentang penulis diletakkan di halaman-halaman belakang buku. Untuk sebuah buku baru, hal ini membantu pembaca untuk lebih mengenal buku. Latar belakang penulis yang lahir dan besar di Kalimantan Barat, menjadi cukup penting untuk buku ini, karena sangat erat kaitannya dengan isi buku/kamus.

Kelemahan Buku

1.    Kamus ini belum memiliki ISBN, mengesankan ketidakseriusan dalam pembuatan buku.
2.    Teks tidak menggunakan Bahasa Indonesia yang baku (EYD). Beberapa kalimat sulit untuk ditangkap maknanya.
3.    Tidak adanya penjelasan mengenai susunan tata bahasa Dayak Iban, meskipun hanya sekilas.
4.    Tidak ada penjelasan tentang cara pengucapan, misalnya apakah setiap huruf dibaca jelas seperti pengucapan dalam bahasa Indonesia.

Penulis : Kakaakin


Assalamualaikum,

Selamat pagi, selamat siang, selamat malam.. :)

Ah, kebetulan di semester (akhir) ini saya mengikuti pelajaran Ms.Excel di mata kuliah Aplikasi Komputer di kampus, sebenarnya ini pelajaran smester2, tapi karena nilai makul ini sebelumnya belum memuaskan, jadi saya kembali mengikuti makul ini di semester8..

Tapi sebelum kawan-kawan tahu kenapa saya ngomongin tentang Excel, mari simak dulu  pendahuluan di bawah ini tentang pertandingan lari :)

Ada yang suka nonton pertandingan olaharaga lari? Baik itu yang sprint 100m, 200m, 400m, 4x100m, atau lari marathon?

Coba lihat, di awal2 pertandingan, semua pelari berada dalam posisi yang sama, yang sejajar, tidak ada satu pun pelari yang memulai start dari jarak yang berbeda dari pelari yang lain..

Tapi kenapa pada akhir pertandingan setiap pelari mengakhiri pertandingan dengan posisi yang berbeda? Ada yang di posisi pertama, kedua, ketiga atau bahkan di posisi terakhir.. Saya yakin jawabannya pasti nyaris sama, yaitu karena usaha yang diposisi pertama jauh lebih keras dari si osisi kedua dan seterusnya..

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari pertandingan olahraga tersebut?

Well, ingatkah kita ketika lahir ke dunia ini kita dalam kondisi yang sama? Sama seperti start di pertandingan lari diatas, semua berada di kondisi yang sama. Begitu juga ketika kita akan memulai ‘pertandingani d dunia ini, modal kita semua cuman sama-sama bisa nangis, ga ada satu pun dari kita yang ketika lahir dalam kondisi sudah bisa membaca, berbicara bahasa asing, bahkan ngaji sekalipun :)

Tapi kenapa seiring waktu berjalan, kita sudah dalam kondisi yang berbeda? Ada yang sudah memimpin ‘pertandingan’,ada yang berada di posisi kedua, ketiga yang sama2 berusaha juga untuk memimpin ‘pertandingan, atau juga masih ada yang bersusah payah di posisi belakang, baik karena memang usaha yang belum maksimal atau semata-mata pasrah dan meng-kambinghitamkan takdir Allah? “..saya di posisi belakang bukan karena apa2 kok, ini semata2 karena sudah diatur oleh Allah, sudah takdir, pasrah saja..”

Perlu kita pahami, alasan pertama itu jauh lebih terhormat dibanding alasan kedua yang mengatasnamakan takdir. Di alasan pertama setidaknya menggambarkan bahwa kita di posisi di belakang karena usaha kita yang memang belum sebesar mereka yang memimpin ‘pertandingan’ dan akhirnya, karena kita sudah tahu penyebabnya adalah kita sendiri, dengan penuh kesadaran kita juga akan memaksimalkan usaha kita agar kita juga bisa berada di posisi terdepan..

Beda dengan alasan kedua yang langsung meng-kambinghitamkan takdir, yang mengakibatkan kita ‘pasrah’ yang dibuat2 demi pembenaran ketidak inginan kita untuk berusaha lebihnkeras lagi..

Ngomong2 tentang takdir, kira2 bagaiman sih takdir Allah bekerja? Apa hasil akhir ‘pertandingan’ kita di dunia ini sudah diatur langsung oleh Allah? Misal si A sebelum start di dunia ini dia sudah ditentukan bakal ‘finish’ di posisi pertama, si B bakal ‘finish’ di tengah2, dan menetapkan si C ‘finish’ di posisi belakang..

Kalo itu yang terjadi, untuk apa kita usaha selama ini, untuk apa Allah memerintahkan kita untuk “..berlomba-lomba dalam kebaikan..”, dimana bukti kalo Allah itu Maha Adil?
Saya percaya, dan 100% percaya, Allah ga akan ‘secetek’ itu memformat takdir setiap manusia, cuman dasar mindset kita yang cetek memandang takdir.. Allah itu Maha, tentu saja format yang beliau cipatakan juga bakalan Maha..

Ibarat di sepakbola, Allah ga bakalan berlaku layaknya bandar judi sepakbola yang mengatur skor akhir pertandingan hanya karena mereka berkuasa.. Nah disini alasannya kenapa saya di awal tadi ngomong tentang Ms. Excel :)

Saya memahami takdir Allah itu bekerja seperti fungsi IF pada Ms.excel yang rumus umumnya yaitu =IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)..  Gampangnya gini, rumus takdir Allah itu =IF(Manusia=Usaha;”Menang”;”Tertinggal”) yang artinya apabila manusia itu berusaha maka ia akan menang, dan apabila manusia tidak berusaha maka ia akan tertinggal.. Kurang lebih begitu :)

Dan saya sangat yakin sekali fungsi IF takdir ini berlaku bagi seluruh manusia, baik mereka itu kenal dan dekat atau tidak dengan Allah.. Karena Allah itu Maha Adil, saking Maha Adil nya, siapapun itu yang bisa memenuhi fungsi IF tersebut, dia akan mendapatkan hasil yang sesuai..

Kalo dengan memenuhi fungsi IF saja kita sudah bisa unggul, lalu apa bedanya dengan dekat dan tidak dekat dengan Allah? Toh selama fungsi If itu terpenuhi, kita bakal dapat hasil yang sesuai..

Eits mikirnya bukan seperti itu..

Kawan2 pernah mengajukan sposnsor kegiatan ke salahsatu perusahaan? Cepetan mana prosesnya kalo kita sebelumnya sudah kenal dan dekat dengan orang dalam perusahaan itu dibanding kita belum kenal sama sekali dengan orang2 di dalam perusahaan itu?

Sudah pasti lebih cepat prosesnya ketika kita kenal dengan orang dalam kan? Nah begitu juga kalo kita sudah dekat dan selalu berusaha dekat dengan Allah, proses kita bakalan lebih cepat..
Cuman segitu campur tangan Allah? Simple banget..

Hehe, simple kalo dianalogi ke pengajuan sponsor ke perusahaan. Tapi kalo sudah dipraktekin ke dunia nyata yang challengenya segitu kompleks, apa kita masih berani bilang kalo campur tangan Allah se-simple itu? :)

Jadi sekarang paham dong, kalopun sekarang kita masih tertinggal itu bukan karena salah Allah, tapi karena usaha kita yang masih kurang..

Kalo pun sekarang kita sudah unggul, itu pun semata- bukan hanya karena kita sendiri, tapi karena kuasa Allah yang menciptakan dan menetapkan fungsi IF dengan benar-benar betul-betul sangat ADIL :)
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” .(QS. Ar-Ra'd: 11)
Baiklah, sekian dulu ngomongin tentang takdir, semoga ada manfaat yang bisa kita ambil..
Dan apabila ada kata2 yang kurang berkenan, saya minta maaf :)

Wassalam..

Penulis : Muhammad Mul

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.