March 2014

#5TahunWB #5TahunWB: Photo Quotes Contest #7TahunWB #HappyBlogging #Menu7uhWBLebihBaik #MubesWB 4 Tahun Ultah WB 7 Tahun Warung Blogger 79 Tahun Sinar Mas untuk Indonesia 90an Access Trade Advertorial Afiliasi Anak ANDA SEORANG INTERNET TROLL? Anniversary aplikasi musik artikel WB Ayah Bangkit dari Kehilangan Orang Tua Bedah Buku belanja online Bermain Kata Kunci Bintang 14 Hari blibli Blog competition Bloger di Masa Depan Blogging Budaya Cara Bergabung Catatan Ringan Cerpen Charity Cheria Halal Holiday competition Copy Paste Crowdo Digital Millennium Copyright Act DMCA EBI Emak Gaoel Vlog Competition Ensiklopedia Eva Sri Rahayu Event WB EYD Facebook WB Fakta dan Mitos Fashion & Beauty Festival Prestasi Indonesia UKP-PIP Pancasila Inspirasi Maju Filosofi finansial Gadget Generasi 90an Gerakan PKK Google Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menulis di Blog Hari Bloger Nasional Hari Blogger Nasional Hiburan Hikmah Hobi hotel murah di Bali Indonesiaku Info info lomba InfoWB Inspirasi Involve Asia istri Kangen Band Karya Kata Depan di ke Kelas Bahasa Keluarga Kesehatan keuangan Kiat Menulis Postingan Blog Kompetisi Blog 5 Tahun Warung Blogger Kompetisi Blog 6 Tahun Warung Blogger kompetisi blog langit musik Kompetisi Blog LangitMusik Konsistensi Kontes WB Kopdar Mini Suka-suka Kopdar WB KOPI SUSU WB Kuliner Langit Musik Blog Competition #MusiknyaHidupKamu Langit Musik: Musiknya Hidup Kamu Lifestyle Logo Logo Baru Lokasi Lomba Lomba Blog Menu7uh Warung Blogger Lomba Menulis Manfaat Olahraga yang Menakjubkan Media Menulis Motivasi Musik & Film new langit musik Novel Novel Indonesia Oase Olahraga Olahraga & Kesehatan Parade Para Monster Parenting Peduli Kata Kunci Pendidikan pengumuman pemenang Permainan Rakyat Pojok Pojok WB POJOK WB IDOL Positif Self Talk Ramadan Reportase Resensi Buku Retweet Review review produk rumah tangga saleduck Sastra Sastra & Seni SEO Shell Shell Eco-Marathon Sosial & Budaya suami Subjektif Teknologi Tidur Tips Belanja Hemat Ala Blogger Tips Blog Tips dan Trik Tips Media Sosial Tomyam kelapa Saung Ibu Trade Expo Indonesia 2017 Travelio Travelling tulisan pilihan Tutorial Blog Twitter Twitter WB Ultah WB Ultah WB ke-6 urun artikel Utees.me Vlog Competition Warga WB Warna Warung Blogger Wisata Writing Writing Competition Zaman Sekarang Telat Untuk Jadi Blogger

Realita dibalik audisi menyanyi
“Anda gemar menyanyi? Merasa berbakat? Ingin jadi bintang tenar berikutnya? Daftar segera di...”

Mungkin iklan di atas familiar. Kita melihatnya di beragam media, entah TV, koran, majalah, internet, hingga situs media sosial. Tertarik? Percayalah, Anda bukan satu-satunya.

Seperti biasa, ada yang berhasil dan gagal. Itulah hidup. Yang berhasil menang di kontes itu juga belum tentu bisa bertahan lama. Kebanyakan tidak siap dengan realita dunia hiburan setelah lolos audisi. Oke, mungkin mereka berhasil dikontrak produser rekaman – barang satu album atau dua. Hari gini, persaingan makin tidak kira-kira. Belum lagi pembajakan yang makin liar, suka-suka. (Sampai-sampai toko kaset/CD terbesar di ibukota yang sudah lama beroperasi akhirnya menyerah kalah dan tutup juga! Hiks).

Salah-salah mereka ibarat supernova. Meledak sesaat, kemudian entah kemana. Lenyap begitu saja dari ingatan dunia. Kata siapa mendapat uang banyak itu gampang? Kata siapa semua tinggal lewat nyanyi? Banyak kerja keras tanpa henti di belakangnya. Tak jarang musisi harus merelakan jatah tidurnya untuk latihan, berkarya dengan resiko ‘dicurangi’ – entah dari manajemen sendiri hingga para pembajak di luar sana, hingga idealisme yang – siap tak siap – kerap terjagal kemauan pasar. Habis bagaimana? Biar laku!


Belum lagi publik yang tidak selalu pengertian bahwa musisi juga manusia biasa, alias tidak sempurna. Bisa juga capek dan bete, sementara penggemar minta perhatian istimewa – kalau bisa selalu dan selamanya! (Idih, lebay) Ogah privasinya terganggu, sementara publik haus gosip makin kepo/usil. Dicela-cela sama yang sirik dengan kepopuleran mereka. Dihujat sejuta umat saat melakukan kesalahan, padahal jelas-jelas mereka bukan malaikat – apalagi dewa. Mereka bahkan sering lelah karena harus mengorbankan waktu libur jauh dari keluarga hingga orang-orang tercinta hanya untuk bekerja, bikin album dan tour.
“Ya, itu sudah bagian dari konsekuensi pekerjaan mereka!”

Mungkin Anda bisa berkata demikian dengan mudahnya. Pernah mencoba? Benarkah Anda menginginkannya? Yakin siap berkorban?

Sementara itu, yang tidak lolos audisi terbagi menjadi tiga kategori:
  1. Yang menyerah dan memutuskan untuk kembali ke dunia nyata, hidup dan bekerja seperti orang-orang lain pada umumnya.
  2. Yang masih rajin mencoba, meski tak lagi ngotot bin ngoyo. Biasanya mereka sudah punya pekerjaan yang cukup menjamin hidup mereka dan masih ingat untuk bersyukur. Sekedar iseng-iseng, siapa tahu berhadiah. Begitulah motto mereka setiap kali kembali mencoba audisi.
  3. Pelanggan setia audisi. Tipe ini begitu mengikuti kata hati, karena terdorong ambisi yang tak mudah mati. Tak peduli kata dunia, mereka akan terus mencoba audisi. Gigih atau keras kepala? Entahlah. Yang pasti, banyak dari mereka yang rela melakukan segalanya. Di benak mereka biasanya sudah terbayang-bayang jumlah uang yang akan diterima nantinya, beserta ketenaran. Ya, bahkan sebelum mereka memulai apa-apa.
Tiap tahun selalu sama. Sosok-sosok yang lelah dan muak akan kemiskinan mencoba peruntungan. Sosok-sosok lain yang juga lelah (atau mungkin malas?) bekerja keras, berharap akan keajaiban a la kisah Cinderella. Tidak semuanya siap mental saat menghadapi beragam kemungkinan. Mulai dari ditolak halus, disindir sampai air mata membanjir, hingga diusir satpam akibat ngotot. Mulai dari sekedar berharap akan ‘setidaknya dianggap’ (akibat hari-hari biasa mungkin sering disepelekan hingga dendam dan sakit hati) hingga yang lupa harga diri karena mengiba-iba pada para juri di depan kamera, ditonton seluruh dunia. Belum lagi yang tidak siap saat kelakuan para juri (yang mungkin sudah bosan dan ‘mati rasa’ karena harus mengaudisi puluhan ribu peserta – nyaris tanpa henti) yang pastinya bikin sakit hati. Bisa saja Anda baru menyanyikan dua bait lagu, ketika musik tiba-tiba dimatikan dan suara dingin si juri menyahut:

“Terima kasih. Berikutnya!”

Tak peduli Anda sungguhan berbakat atau tidak, tetap saja contoh di atas bisa terjadi. Tentu saja, semua demi ketenaran dan uang banyak. Siapa sih, yang tidak ingin diperhatikan dan kaya-raya? Masalahnya, siapkah Anda? Mau berkorban sejauh apa?


Kontributor:

Ruby Astari

http://ruangbenakruby.blogspot.com
@rubyastari

*Sumber gbr: _www.creativecomputing.net

Ada banyak cara menjadikan Indonesia sebagai Indonesia Hebat.Untuk orang-orang yang mencintai pola perilaku manusia serta penyebab perilaku tersebut, mereka akan menghabiskan waktu mempelajari ilmu psikologi. Untuk mereka yang mencintai pola politik dan kekuasaan, mereka akan mempelajari ilmu politik, kemudian menjadi politisi.

Dan untuk kamu yang mengetik lebih cepat dibanding berbicara, berbicara lewat tulisan lebih cepat dibanding lewat suara, kamu bisa ikut Kontes Ngeblog mengenai Indonesia Hebat yang informasinya bisa kamu lihat di sini.

Karena kami mencintai blogging, maka kami bergerilya untuk membangun Indonesia Hebat melalui blog yang kami miliki. Tahukah kamu kalau blogger pun memiliki peranan untuk membangun Indonesia menjadi hebat?

Pada tahun 2013, menurut techinasia.com Indonesia memiliki 74.6 juta pengguna internet. Dari jumlah keseluruhan pengguna internet sebesar 74.6 juta terdapat setidaknya lebih dari 5 juta blogger di dalamnya yang berasal dari seluruh Indonesia. Dengan besarnya angka pengguna internet di Indonesia, menurut survey yang dilakukan techinasia.com, telah memperlihatkan adanya pergeseran kebudayaan masyarakat untuk mendapatkan informasi.

Beberapa dekade sebelumnya masyarakat Indonesia lebih banyak mendapatkan informasi dari media tradisional (TV, radio, koran, dan majalah) akan tetapi sekarang mereka lebih banyak memilih untuk mendapatkan informasi melalui media online. Hal ini disebabkan karena cepatnya penyampaian informasi dari sumber ke masyarakat pada media online, Perubahan sumber informasi dan banyaknya pengguna internet telah menjadikan media online sebagai salah satu media yang memengaruhi pola pikir, nilai yang dipegang dan kepercayaan yang dianut sebuah negeri. Fakta itu jugalah yang menjadikan blogger memiliki peran penting dalam membangun suatu negeri.

Blog pada awalnya merupakan media online yang merupakan sebuah situs pribadi di mana seorang penulis menuliskan pemikirannya dan membagikannya pada seluruh pengguna internet secara bebas. Karena sifatnya yang ‘pribadi’, blogger pada hakikatnya tidak memiliki kode etik tertentu ataupun aturan baku. Blogger memiliki kebebasan yang jauh lebih luas dari penulis di media tradisional. Blogger mengajarkan pada masyarakat untuk menyuarakan pemikirannya sebebas mungkin sehingga bisa mengkomunikasikan suara pribadi lebih baik lagi.

Jika dibandingkan dengan 10 atau 20 tahun ke belakang, akan nampak jelas perubahan cara dan gaya berkomunikasi. Dulu masyarakat cenderung lebih sulit dalam menyalurkan pemikirannya dibandingkan dengan saat ini. Sementara blogger, mengajarkan masyarakat untuk menyuarakan diri dalam bentuk apapun. Blogger bisa menuliskan tentang segala macam hal mulai dari cerita pribadi, penilaian terhadap sesuatu, berbagi hobi unik dan lainnya.

Blogger menyampaikan pemikirannya dalam sebuah tulisan, memberikan kebebasan pada setiap orang untuk mengetahui dan mengundang siapapun untuk mengomentari apa yang ada dipikirannya. Dengan cara itulah bagaimana seorang pemikir, katakanlah seorang penulis blog bisa lebih mudah berinteraksi langsung. Adanya interaksi tersebut menciptakan sebuah hubungan dan kedekatan tersendiri. Perihal ini tidak bisa dipungkiri bahwa terhubung satu sama lain, baik itu blogger dan reader, ataupun sesama blogger telah menjadi salah satu dari sekian banyak faktor mengapa seseorang menggunakan Internet dan media online sebagai sumber informasi mereka.

Jika dikatakan internet dan media online membatasi ruang gerak seseorang di kehidupan nyata hal ini tidak berlaku untuk blogger di Indonesia. Blogger di Indonesia senang untuk berinteraksi satu dan lainnya, dan hal ini telah dibuktikan dengan banyaknya komunitas blogger dan komunitas lainnya yang terbentuk karena adanya blogger di Indonesia. Dikatakan sebelumnya bahwa blogger bisa menuliskan tentang segala macam hal mulai dari cerita pribadi, penilaian terhadap sesuatu, berbagi hobi unik dan lainnya, menuliskannya di blog dan membagikannya akan mempertemukan seseorang dengan orang lainnya dari seluruh Indonesia dengan minat yang sama. Kesamaan inilah yang menjadikan sekelompok orang berkumpul dan membentuk sebuah komunitas. Komunitas inipun tidak hanya menjadi ajang kumpul bersama. Tapi juga menjadi tempat untuk saling berdiskusi, dan berinteraksi satu dan lainnya.

Secara tidak sadar, blogger telah menjadi gambaran dari suara sebuah negeri. Menuliskan sebuah ide, membiarkan orang lain mengetahuinya dan memberikan feedback, dalam hal ini blogger memperlihatkan pada masyarakat cara untuk berbagi satu sama lain tentang ide-ide original dan positif yang dibagikan oleh blogger pada para pembacanya.

Apakah kamu sudah menyuarakan suaramu atau harapanmu untuk menjadikan Indonesia Hebat? Jika belum, mari bergabung dan jadilah bagian dari suara negeri ini.

Reference: www.techinasia.com/indonesia-internet-users-markplus-insight/

Khusus untuk blogger Non Komersil

Kabar gembira buat Kamu seorang blogger yang sedang mempunyai event / hajatan, biasa disebut dengan giveaway / lomba / kontes / kuis atau sejenisnya di blog masing-masing. Sekarang, hajatan kamu bisa mimin promosikan setiap hari via twitter untuk menggaet peserta lebih banyak. Perhatikan syarat dan ketentuannya di bawah ini ya.

Cara Agar Giveaway Kamu Dipromosikan Setiap Hari via Twitter WB

1. Memasang Banner Warung Blogger di Blog.
2. Menjadi kontributor untuk blog www.warungblogger.org (melalui proses editting). Info klik di sini.
3. Bersedia menjadi sponsor #KUMIS. Info lebih lanjut tentang #KUMIS klik di sini.

Tidak perlu khawatir, Mimin -sebutan admin Warung Blogger- memberikan Kamu kesempatan untuk memilih 2 (dua) dari 3 (tiga) syarat di atas. Jika sudah mengerti dan setuju berikut langkah selanjutnya yang harus Kamu lakukan.

Mention @Warung_Blogger dengan format berikut:

JUDUL Giveaway [spasi] LINK POST giveaway [spasi] @Warung_Blogger [spasi] #HappyBlogging [spasi] DL (deadline: DD/MM/YY)

Jika masih belum paham dan ada yang perlu ditanyakan silakan hubungi Warung Blogger via Direct Message (DM) atau via email: warungbloggerblog@gmail.com

Mimin akan mempromosikan giveaway setiap hari via twitter hingga berakhirnya periode giveaway tersebut berakhir. Yuk, jangan takut mengadakan giveaway / lomba di blog ^[at]

Ohiya, pastikan kamu sudah terdaftar sebagai Anggota Warung Blogger, ya!
Jika belum, sila daftarkan diri kamu menjadi #WargaWB. Caranya klik di sini.

 Zocko.Com
Cara Monetize Blog dan Media Sosial terinspirasi dari para sahabat Blogger yang akhir-akhir ini saya lihat mulai memanfaatkan fasilitas internet untuk Menghasilkan Uang.

Pada kesempatan kali ini, Saya mencoba share cara mendapat uang tambahan yang paling mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja yang mau. Ya, oleh siapa saja, Blogger dan pengguna media sosial. Intinya, untuk mendapat tambahan penghasilan, pastikan Anda memiliki akun di media sosial atau Anda adalah Blogger.


***

Ada yang belum tahu #KUMIS?

Jangan ngaku-ngaku sudah kenal Warung Blogger jika tak tahu apa itu #KUMIS. #KUMIS merupakan salah satu program unggulan Warung Blogger. Program #KUMIS adalah program Twitter WB yang mempunyai kepanjangan Kamis Untuk Main Kuis WB. Itulah KUMIS. Jadi sekarang sudah mengerti kan? hehe.

Sebagaimana singkatannya, #KUMIS ini hanya muncul saat hari Kamis. Jadi, setiap hari Kamis Warung Blogger mengadakan Kuis spesial yang diberi nama #KUMIS (Pake hastag). Jadi bagi Anda penggemar kuis di twitter silakan pantengin terus timeline @Warung_Blogger setiap hari kamis. Siapa tahu Anda beruntung. Ikuti kuisnya, raih hadiahnya :D

#KUMIS bukan program kuis biasa. KUMIS diadakan setiap kamis dengan menggandeng sponsor dari follower @Warung_Blogger sehingga secara tidak langsung pihak sponsor akan lebih dikenal oleh ribuan follower @Warung_Blogger. Setiap kamis, sponsor berganti sehingga memberikan kesempatan kepada follower WB untuk menjadi sponsor KUMIS

Syarat Mengikuti #KUMIS

1. Peserta #KUMIS merupakan follower dari @Warung_Blogger dan SPONSOR
2. Retweets PERTANYAAN dan, atau mention beberapa teman twitter Kamu
3. JAWAB PERTANYAAN
4. Format menjawabnya: JAWABAN [spasi] mention @Warung_Blogger dan SPONSOR hastag #KUMIS
5. #KUMIS diadakan mulai dari jam 09.00 Wib hingga 21.00 Wib
6. Selain pada waktu tersebut, JAWABAN peserta KUMIS dianggap GAGAL

Syarat Menjadi SPONSOR #KUMIS

1. Menyediakan minimal paket hadiah untuk 2 (dua) orang pemenang
2. Retweets mention kepada pihak SPONSOR dari @Warung_Blogger terkait dengan #KUMIS
3. Twit JAWABAN dari PESERTA KUMIS harus dijadikan FAVORITE untuk mempermudah penjurian
4. Pertanyaan bisa berasal dari SPONSOR atau @Warung_Blogger (tergantung kesepakatan)
5. Jika hadiah berbentuk fisik, SPONSOR harus mengirimkannya langsung ke PEMENANG
6. SPONSOR berhak menentukan pemenang atau bisa diserahkan ke Warung Blogger
7. Silakan sampaikan niat Anda ingin menjadi SPONSOR via Direct Message Twitter @Warung_Blogger atau email

Semoga penjelasan tentang #KUMIS bisa dipahami, jika ada yang masih kurang dimengerti silakan ditanyakan kembali kepada Mimin baik melalui mention @Warung_Blogger atau via email: warungbloggerblog@gmail.com

Yuk ikutan #KUMIS ^^

Saya Adalah Penikmat (Iklan) Rokok. Suka nonton iklan? Saya bukan termasuk orang yang sengaja nonton iklan sebetulnya. Tapi, kalau ditanya iklan apa yang saya suka, maka jawabannya adalah iklan-iklan rokok. Postingan ini bukan untuk menyatakan apakah saya pro atau kontra dengan rokok, ya. Saya hanya membicarakan iklannya.

Kenapa saya suka dengan iklan rokok? Alasan pertama adalah keren. Gak perlu saya sebutin merk, ya (nanti disangka promosi hihihi). Tapi, iklan rokok memang keren. Berpetualang di alam bebas baik di dalam maupun luar negeri, dengan pemandangan yang sangat indah. Hingga iklan rokok yang lucu.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.