2019

#5TahunWB #5TahunWB: Photo Quotes Contest #7TahunWB #8TahunWB #HappyBlogging #Menu7uhWBLebihBaik #MubesWB 4 Tahun Ultah WB 7 Tahun Warung Blogger 79 Tahun Sinar Mas untuk Indonesia 90an Access Trade Advertorial Afiliasi Anak ANDA SEORANG INTERNET TROLL? Anniversary aplikasi musik artikel WB Ayah Bahasa Bangkit dari Kehilangan Orang Tua Bedah Buku belanja online Bermain Kata Kunci Bintang 14 Hari blibli Blog competition Bloger di Masa Depan Blogging Budaya Buku Cara Bergabung Catatan Ringan Cerpen Charity Cheria Halal Holiday competition Copy Paste Crowdo Digital Millennium Copyright Act DMCA EBI Emak Gaoel Vlog Competition Ensiklopedia Eva Sri Rahayu Event WB EYD Facebook WB Fakta dan Mitos Fashion & Beauty Festival Prestasi Indonesia UKP-PIP Pancasila Inspirasi Maju Filosofi finansial Gadget Generasi 90an Gerakan PKK Google Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menulis di Blog Hari Bloger Nasional Hari Blogger Nasional Hiburan Hikmah Hobi hotel murah di Bali hubungan Imbuhan Indonesiaku Info info lomba InfoWB Inspirasi Involve Asia istri Jakarta Kangen Band Karya Kata Depan di KBBI ke Kelas Bahasa Keluarga Kesehatan keuangan Kiat Menulis Postingan Blog Kompetisi Blog 5 Tahun Warung Blogger Kompetisi Blog 6 Tahun Warung Blogger kompetisi blog langit musik Kompetisi Blog LangitMusik Konsistensi Kontes WB Kopdar Mini Suka-suka Kopdar WB KOPI SUSU WB Kuliner Langit Musik Blog Competition #MusiknyaHidupKamu Langit Musik: Musiknya Hidup Kamu Liburan life Lifestyle Logo Logo Baru Lokasi Lomba Lomba Blog Menu7uh Warung Blogger Lomba Menulis Manfaat Olahraga yang Menakjubkan Media Menulis Motivasi Musik & Film new langit musik Novel Novel Indonesia Oase Olahraga Olahraga & Kesehatan Parade Para Monster Parenting Peduli Kata Kunci Pendidikan pengumuman pemenang Permainan Rakyat Pojok Pojok WB POJOK WB IDOL Positif Self Talk Ramadan relationship Reportase Resensi Buku Resolusi Retweet Review review produk rumah tangga saleduck Sastra Sastra & Seni self help SEO Shell Shell Eco-Marathon Sosial & Budaya suami Subjektif tahun baru Teknologi teman Tidur Tips Belanja Hemat Ala Blogger Tips Blog Tips dan Trik Tips Media Sosial Tomyam kelapa Saung Ibu Trade Expo Indonesia 2017 Travelio Travelling tulisan pilihan Tutorial Blog Twitter Twitter WB Ultah WB Ultah WB ke-6 urun artikel Utees.me Vlog Competition Warga WB Warna Warung Blogger Wisata Writing Writing Competition Zaman Sekarang Telat Untuk Jadi Blogger

Waktu. Waktu berjalan mengikuti ritme kehidupan kita. Seperti laju air di sungai yang kadang mengalir sedemikian kuat lalu melambat, sesekali menabrak batu namun tak pernah menyerah mencari celah. Ia toh harus berjalan mengikuti takdir dari hulu ke hilir. Seperti itulah mungkin, analogi perjalanan Warung Blogger selama delapan tahun ini, dalam membersamai para dulur blogger di seluruh nusantara.  Sekira manusia, ia tentulah sesosok yang sedang rajin-rajinnya belajar, mengasah diri agar terus menjadi lebih baik. Dengan semangat itulah, pada tanggal 25 Mei ini, di antara gegar berita politik, kami ingin mengucapkan, “Selamat ulang tahun ke delapan, Warung  Blogger!


Semoga Dulur Webe tidak bosan, karena terus saja, setiap tahun, dicekoki dengan sejarah Warung Blogger. Tentang kisah pemuda-pemuda dari Jember dan dari kota lainnya yang mendamba sebuah keluarga ideologis. Keluarga tanpa ikatan darah, namun tetap kental nuansa kekeluargaannya. Bergandengan tangan, bersama -sama menapaki jalan sebagai blogger dan penjaja kata. Saudara yang tak mensyaratkan darah. Ramah tamah dan sigap membantu adalah kunci keluarga yang sedang digagas. 

Bukan karena lokasi penyusunan embrio Warung Blogger, yaitu sebuah angkringan sederhana, yang membuat para pendirinya memilih kata ‘warung’. Mas Lozz dan Mas Aim ingin komunitas blogger yang mereka rencanakan akan serupa angkringan yang sederhana, yang mengizinkan semua masuk ke sana. Para anggotanya bebas menyecap kopi sambil berlama-lama orasi asal tidak mengintimidasi. Tak dilarang juga jika sekadar menyapa, menitipkan berita lalu senyap. Sepanjang tidak mengandung SARAT (suku, agama, ras dan tubuh) dan tidak menjual sesuatu benda atau jasa. Ini bukan warung kelontong yang menjual barang apa saja, kawan. Ini adalah warung yang tempat bertukar ide, kata dan sapa.

Dengan beberapa rambu di atas, Warung Blogger menetaskan diri di Grup Facebook. Kabar ini menyebar dengan cepat. Anggotanya bertambah dan bertambah. Tak ada batasan menjadi anggota. Dari pejalan kaki sampai pemilik Lamborghini. Dari penggemar sandal jepit sampai pemakai hak tinggi. Dari blogger yang masih meraba-raba arah sampai blogger yang telah memiliki arah. Dari ibu-ibu berdaster sampai profesional yang berjaya. Semua bisa berakrab di sana tanpa sekat. Tanpa keakuan yang memaksakan kehendak. Guyup, sigap membantu, dan terbuka menerima pendapat, serta saling menghargai satu sama lain. Jadi terjawab, kan, mengapa Warung Blogger, bukan Kafe Blogger dan bukan pula Swalayan Blogger. 

Sudah delapan tahun berlalu. Para admin masih setia mengikuti jalur yang telah ditinggalkan para pendahulunya. Kami masih setia dengan jargon paseduluran, meski kadang gema terdengar sumbang oleh zaman. Teriakan kami memang tak lagi lantang, namun kami pantang terbuang. Kami ada, bersama teman-teman semua.

Mengingat masa-masa bersama, kami ingin mengajak semua Dulur Webe mengenang perjalanan bersama. Dulur Webe dipersilakan membuat ucapan selamat ulang tahun ke delapan dan harapan di masa mendatang. Lantunkanlah sesuai kreativitas masing-masing. Dulur Webe hanya punya satu pantangan, yaitu tidak mengandung SARAT (suku, agama, ras dan tubuh). Ucapan tersebut dapat disampaikan di Twitter, Instagram, dan Page Facebook. 

Syarat dan ketentuan lomba
1. Anggota Warung Blogger yang punya alamat tinggal di Indonesia.
2. Follow twitter @warung_blogger dan Instagram @warung_blogger, like Page Facebook @warungbloggerID juga, dan pastikan kamu sudah ada di grup Facebook Warung Blogger
3. Buat ucapan selamat ulang tahun sesuai kreativitas masing-masing.
4. Mention/tag akun kami di atas, agar kami tahu keikutsertaanmu. 
5. Hastag wajib: #WarungBlogger dan #8TahunWB
6. Lomba berlangsung hari Sabtu – Senin, 25-27 Mei 2019
7. Pengumuman pemenang pada tanggal 3 Juni 2019

Sebagai apresiasi, kami menyediakan:
10 pulsa senilai lima puluh ribu untuk 10 pemenang di Twitter, 
5 pulsa senilai lima puluh ribu untuk 5 pemenang di Page Facebook
3 pulsa senilai lima puluh ribu untuk 3 pemenang di grup Facebook.

Kami tunggu partisipasimu, ya!



            Dalam sebuah hubungan di kehidupan ada rasa suka, benci, sayang, ataupun cinta, begitulah cara kita untuk menjalani hidup untuk meluapkan emosi dan perasaan yang ada. Pernahkah kalian merasa jika teman kalian itu yang sangat menggangu? mungkin sebagian orang pasti pernah berada pada posisi ini, aku juga mengalaminya bahkan hal ini terlalu sering terjadi hingga membuat aku terbiasa. Terbiasa untuk menerima semua hal itu, karena inti dari sebuah pertemanan bukan sebab “aku nyaman bersamamu” tetapi “kita bisa nyaman bersama dan saling mengerti”.

            Pertemanan yang indah itu akan tercipta disaat waktu bersama yang kita habiskan sudah tidak terasa lagi, disaat aku membutuhkan kamu selalu ada, disaat aku gundah dan resah kamu hadir untuk membuat hati ini kuat lagi. Akan tetapi, semua itu hanya harapan dan tidak semua hal itu sesuai dengan bayanganku, aku dan kamu itu berbeda. Hidup kita memiliki  batasan, dimana aku memiliki kesibukan sendiri dan kamu juga sama. Walaupun kesibukan tidak menjadi masalah besar tapi ada jarak dimana aku sadar kamu adalah teman yang sangat menyebalkan. 

            Teman ialah sebutan kecil yang hampir aku sendiri tidak bisa mendefinisikannya, bagaimana menjadi seorang teman yang baik atau menjadi seorang teman yang jahat? Semua kembali dengan anggapan serta pendapat cara kita memberikan sudut pandang seorang teman. Sudut pandang aku terhadap orang sekitar juga berbeda, banyak jenis teman yang sering aku temui seperti ini:


  • Teman sejak kecil: orang yang selalu hadir pada kehidupan kalian, dari dulu hingga sekarang meskipun hanya tegur sapa misal sebagai tetangga, mungkin dia adalah orang yang paling tahu kamu.
  • Teman berjangka: sangat sering dijumpai,contohnya pertemanan yang berawal dan berakhir saat kelulusan sekolah. Ketika memilih sekolah dengan tujuan yang berbeda maka kalian akan berpisah dan mencari teman baru 
  • Teman curhat: jika aku mendifinisikan hal ini, dialah sahabat yang bisa kita percaya. Semua isi hati bisa kita curahkan untuk meluapkan emosi disaat hati ini lemah. Hadirnya sahabat itu mungkin akan jarang ditemui karena untuk menjadi seorang sahabat tidak mudah guys! Waktu untuk menemukan seorang sahabat juga tidak sebentar, aku sendiri menyadari bahwa temanku itu sebagai sahabat setelah 7 tahun lamanya berteman.
  • Teman tak biasa: sampai ke point dimana tujuan aku bercerita hal diatas, untuk menunjukkan bahwa teman tak biasa itu ada. Ingat! bukan teman yang tak kasat mata atau berada pada dunia lain. Jika kalian berpikir hal demikian maka aku gagal membuat kalian terbawa suasana.
Dokumen Pribadi

 Akan tetapi, aku punya pengalaman yang memang tidak biasa atau tidak wajar. Aku memiliki teman khayalan sejak kecil yang sangat terasa nyata untukku. Bahkan  keluargaku sudah menganggap 'biasa' bila secara kebetulan melihat aku berbicara sendiri atau bertingkah aneh sendirian. Hal ini terjadi karena sudah tebiasa, kebiasaan ini akan hilang dengan sendirinya disaat aku mulai remaja, meskipun ada hal yang tidak bisa aku ceritakan mengenai teman tak kasat mata ini tapi aku memiliki opini bahwa mereka itu ada, dan kita hidup berdampingan untuk saling menghargai.

Teman tak biasa itu akan datang disaat kamu merasa kehilangan akan sesuatu hal yang paling berharga dan memberikan nilai positive untuk selalu mendukung demi kebaikan kita. Tidak semua hal ini benar terkadang, ada saat dimana aku merasa terganggu. Bukan karena tidak suka, tapi aku merasa bosan dengan siklus pertemanan, menyadari bahwa ada pertemuan akan ada perpisahan. Aku ingin dimana sebuah pertemanan itu nyata dan tidak akan pernah berhenti meskipun waktu telah habis pada masanya.

Bolehkah aku merasa rindu dengan pertemanan ya murni? “Jangan rindu, berat. Kamu enggak akan kuat, biar Eny saja” seperti kata Dilan 1990. *eh

Tersenyumlah sebelum senyum itu dilarang, tapi jangan pernah berikan senyuman manismu itu dengan orang lain selain aku^^

Tabik,

---------------

Catatan:
Artikel ini ditulis oleh Eny Kadinda Aprilya seorang bloger asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang pernah bercita-cita sebagai arsitek. Sekarang ini Eny, begitu ia biasa disapa, sering menulis tentang make-up dan fashion di blog Enychan.com. Tahun ini, bersama teman-teman female bloger Banjarmasin, Eny menerbitkan antologi tentang pengalaman ngeblog yang berjudul Banjar Female Blogger Series. Kamu bisa menyapa Eny di twitternya @Enyaprilya atau melihat aktivitasnya di akun instagram @Enyadinda.
 


Seorang teman, katakanlah saja begitu, menulis sesuatu yang tidak biasa. Jika di semua waktu senggangnya ia biasa menulis konten-konten yang menggelitik, di waktu tersebut ia menulis tentang sebuah hubungan. Hal yang sebenarnya tidak ia kuasai betul.

Katanya,

Makin tua, makin sadar bahwa relationship itu bukan saling menerima kekurangan tapi saling menerima kebahagiaan masing-masing. 
Bahagia, walau positif, tetap sebuah ego. Saya membayangkan nanti, saya yang bahagianya ini kalau banyak jalan-jalan, akan berjodoh dengan dia yang bahagianya berdiam diri di rumah saja bahkan di hari libur. 
Atau saya yang ngopi indocafe sachet airnya kebanyakan saja sudah cukup bahagia, harus tinggal satu atap dengan dia yang standar bahagia ngopinya kalau nyeduh kopi harus digiling, diroasting, diaduk 18 kali dengan sendok 45 derajat menghadap timur laut, dituang pelan-pelan dan gak pakai gula sama sekali. 
Menerima kekurangan adalah keniscayaan tidak ada tempat baginya selain penerimaan. Tetapi menerima kebahagiaan masing-masing supaya menjadi kebahagiaan bersama tanpa harus mengubah saya menjadi dirinya atau mengubah dirinya menjadi dia yang kesaya-sayaan adalah sebuah anugerah tak terperi
 Feb, 2019 Yosfiqar Iqbal. 

Kamu boleh mengabaikan tulisannya yang lain dan cukup fokus pada kalimat yang saya tandai tebal. Entah berapa banyak kopi yang ia minum, entah berapa kilometer perjalanan yang ia tempuh, entah berapa sakit yang ia rasakan sebelumnya untuk menulis dua-tiga paragraf itu. Satu yang pasti: saya tidak bisa tidak setuju.

Saya tersentil. Apa saya sudah bisa melakukannya?

Di usia yang semakin menua, kita tidak bisa terus-terusan terlena dengan omong kosong ‘aku siap menerima kekuranganmu apa adanya’. Itu hanya kalimat abege sok tahu yang ingin dianggap bijak di depan pasangannya. Karena, bagaimanapun kekurangan, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, adalah sebuah asesoris pelengkap yang mau tidak mau kita terima ketika kita memilih seseorang untuk berkomitmen hidup bersama sampai usia yang entah. Saat kamu berpikiran dewasa, kamu tidak bisa memilihnya dengan syarat ia harus meninggalkan semua kekurangan yang kamu tidak suka. Jika kamu melakukannya, sederhana: kamu tidak mencintainya dan tidak pernah benar-benar siap memilihnya. Karena cinta dan sayang adalah satu kesatuan kuat antara kelebihan dan kekurangan. Cukup bijaksana, kan? Tapi ‘aku siap menerima semua bahagiamu tanpa harus memaksamu masuk ke bahagiaku’ berada satu tingkat di atas itu semua.

Sumber gambar: Heartlyhouse.org

Kita garis bawahi dulu sebentar. Hal yang kita anggap sebagai kekurangan dari pasangan kita, boleh jadi adalah hal yang membuatnya bahagia. Atau sebaliknya, hal yang ia anggap menjadi suatu kekurangan dari kita boleh jadi itulah yang membuat kita bahagia. Misalnya, saya ketika bersepeda motor merasa harus untuk selalu kebut-kebutan. Dan, iya, saya cukup bahagia melakukannya. Paling tidak, di waktu yang sebentar saya merasa sebagai penguasa jalanan. Tapi, untuknya, itu hal yang menyebalkan. Ia menganggap ‘kebut-kebutan’ adalah kekurangan yang harus segera ia musnahkan. Ya, konstelasi kekurangan-kebahagiaan seperti itulah yang kita garisbawahi yang, sayangnya, bukan yang akan kita bahas.

Masing-masing dari kita, untuk segala hal yang positif, memiliki cara yang berbeda untuk berbahagia. Kembali saya tandai tebal satu frasa: cara yang berbeda. Hal inilah yang kemudian akan menentukan selapang apa kita bisa saling menerima rasa bahagia masing-masing persona di sebuah ikatan hubungan. Hal yang kemudian akan menjaga kualitas dari sebuah hubungan.

Kita buat sedikit contoh. Baik saya atau dia memiliki satu keinginan yang sama: makan nasi pecel. Kami bersepakat makan nasi pecel romantis sambil menonton Teletubbies di siang hari yang gerimis. Tentu saja jika keingingan itu terwujud akan ada kepuasan batin yang, tentu saja, membuat kami bahagia. Yang berbeda, nasi pecel yang saya inginkan adalah nasi pecel dari hasil masakannya sendiri. Sedangkan, ia menginginkan saya untuk keluar sebentar membeli nasi pecel di depan gerbang komplek. Kenapa nasi pecel? Karena, ya, bahagia kami sederhana.

Lalu, bagaimana berikutnya? Bagaimana seharusnya? Mudah. Mengalah saja salah satu. Toh, sama-sama nasi pecel, kan? 

Tapi di dalam sebuah hubungan tidak pernah sesederhana itu. Ketika salah satu mengalah, berarti ada satu yang berkorban untuk merelakan bahagianya. Ketika salah satu mengalah, berarti ada satu yang merasa harus untuk meraih bahagiannya. Dan, tentu saja hal itu dapat mengkhianati sumpah ‘aku siap menerima semua bahagiamu tanpa harus memaksamu masuk ke bahagiaku’.

Bagaimana saya mengatasinya? Ada, tentu saja. Tapi ingat, masing-masing kita memiliki cara yang berbeda untuk berbahagia. Untuk kasus di atas, cara saya menuju bahagia mungkin berbeda dengan yang mungkin akan kamu lakukan. Jadi, ya silakan pikirkan sendiri bagaimana caranya.

Nasi pecel adalah salah satu contoh kecil yang mungkin terjadi di hubungan kehidupan yang semakin menua. Contoh lain? Kita sama-sama suka menonton film, membaca buku atau mendengar musik, tapi selera kita tidak sama. Kita sama-sama suka berwisata tapi tujuan dan tempat favorit kita berbeda. Yang paling mengerikan dan mungkin menyebalkan, kita sama-sama memiliki keyakinan yang kuat kepada Tuhan tapi Tuhan kita tidak sama.

Sumber gambar: beinglol.com

Saya atau kamu bisa saja menuliskan contoh-contoh yang lain. Tapi, tulisan ini akan setebal lapisan bumi jika harus dituliskan semuanya. Maka sebaiknya kita sepakati satu hal: perkara saling merima bahagia tidaklah pernah menjadi perkara yang mudah. Dan bukan perkara yang bisa dipaksa untuk dianggap mudah.

Apa saya sudah bisa melakukannya? Entahlah. Boleh jadi, ya. Boleh jadi, tidak.

Kamu boleh cemburu ketika saya mengatakan: “Saya amat sangat bahagia bisa hidup dan membersamainya”. Tapi apakah saya bahagia di setiap semua bahagianya? Apakah ia bahagia di setiap semua bahagia saya?

Kalimat ‘aku bahagia melihat kamu bahagia’ bisa menyelesaikan semua itu. Tapi, sekali lagi, dalam sebuah hubungan tidak pernah sesederhana itu. Maka, bisa menerima kebahagiaan masing-masing supaya menjadi kebahagiaan bersama tanpa harus mengubah saya menjadi dirinya atau mengubah dirinya menjadi dia yang kesaya-sayaan adalah sebuah anugerah tak terperi.

Bagaimana caranya? Saya tidak tahu.

Rezeki itu Tidak Hanya Sekadar Uang Saja
Teman uang Baik Pun Rezeki dari Tuhan
Teman-teman pasti pernah mendengar quotes diatas, baik itu dalam sebuah meme atau mendengarnya langsung dari teman dan sahabat kita. Bagi aku pribadi, ya, aku percaya pada quotes tersebut. Karena mempunyai teman yang baik adalah sebuah rezeki yang tidak ternilai, dan tidak semua orang bisa mendapatkan hal tersebut.


Memang ciri-ciri teman yang baik itu seperti apa sih ??

Ciri-ciri Teman yang Baik : 

1. Bisa menerima semua kelebihan dan kekurangan kita
2. Selalu berbicara jujur meskipun pahit
3. Memberikan semangat agar kita selalu lebih maju
4. Tidak meninggalkan kita di saat-saat sulit
5. Tidak membatasi aktivitas kita
6. Mengenal pribadi kita dengan baik
7. Bahagia saat kita bersuka dan sedih saat kita berduka

Saat kita mempunyai teman dengan ciri-ciri tersebut maka beruntunglah, berarti kita punya teman sejati.

Berbicara mengenai pertemanan, kita bisa mendapatkan teman di mana saja, baik itu di lingkungan rumah, di sekolah, di kampus dan juga di lingkungan kerja. Lalu saat profesi kita sebagai blogger yang tidak mempunyai tempat khusus sebagai tempat bekerja, apa mungkin kita bisa mendapatkan teman terlebih teman sejati?

Jawabannya "BISA", sangat bisa. Aku sendiri mulai memasuki dunia blogging karena tertarik dengan apa yang dikerjakan teman SMP-ku. Dia sering berbagi tulisannya di media sosial, dan juga beberapa pencapaiannya di dunia blogging. Aku penasaran seperti apa sih rasanya jadi blogger? karna satu-satunya hal yang aku tahu tentang blog adalah tugas kuliah saat semester 1, dan aku gak paham sama sekali, tahu beres dikerjakan teman satu kelompok.

Dan saat aku mulai masuk didalamnya, i think its so funny, banyak sekali kejutan didalamnya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk terjun lebih dalam di dunia blogging. Dengan Join beberapa komunitas blogger mulailah aku berkenalan dengan beberapa teman blogger, dan pastinya itu di dunia maya ya, banyak yang dari luar jakarta juga, tapi kami tetap bisa terhubung melalui internet.

Setelah berkenalan dengan teman di dunia maya, aku pun mulai mencoba untuk daftar ikut acara-acara offline, seperti workshop dan seminar tentang blogging. Dan dari situlah aku pun mendapatkan lebih banyak lagi teman-teman baru.

Suka banyak yang nanya sih, "kamu kenal sama si A dimana?" "kok kenal sih sama si B, teman dari mana ?" Nah buat yang penasaran gimana sih cara mendapatkan teman baru di dunia blogging, aku sedikit cerita ya cara-cara aku kenalan sama teman blogger lainnya.

Cara Mendapatkan Pertemanan Sehat di Dunia Blogger

1. Join Komunitas
Seperti yang aku jelaskan diatas bergabung dengan komunitas sehoby itu sangat banyak manfaatnya,
selain bisa dapat sharing ilmu, juga bisa membuat kita mendapatkan teman-teman baru.

2. Blogwalking
Judulnya kan Blogger, pastinya punya blog dong ya. Kita bisa memanfaatkan blogwalking sebagai salah satu cara mendapatkan teman baru, sekaligus belajar bagaimana menulis yang baik dari tulisan teman-teman yang lain.

3. Interaksi Sosial Media
Jangan ragu untuk tanya akun sosial media teman satu komunitas, dengan follow kemudian saling interaksi dikolom komentar bisa jadi ajang silaturahmi juga lhoh dengan teman satu komunitas, yang mungkin belum pernah bertemu karna jarak yang jauh.

4. Kopdar
Apabila menungkinkan, agendakan bertemu dengan teman satu komunitas, agar lebih ikrib pastinya.

5. Interaksi Saat Event Blogger
Saat ini banyak acara-acara yang mengundang blogger seperti media atau wartawan. Nah jangan sia-siakan momen tersebut, kenalan dong sama teman-teman yang datang, perkenalkan kamu siapa, jangan nunggu disamperin duluan, singkirkan rasa malu, dan mulai tebarkan senyum salam sapa.

6. Jaga Attitude
Dari semua cara yang kita lakukan yang paling penting adalah menjaga attitude, tetap sopan dan santun pada siapapun itu. Jangan pernah mengangap remeh siapapun, bertemanlah dengan tulus dan ikhlas.

Jadi Apa Manfaat Pertemanan Sehat di Dunia Blogger ??

Mempunyai banyak teman gak ada ruginya lhoh, banyak banget manfaatnya malah. Aku sendiri merasakan banyak manfaat setelah berkenalan dengan banyak teman dari berbagai latar belakang yang berbeda. Manfaat yang aku rasakan diantaranya : 
1. Saling berbagi ilmu
2. Mendapatkan ide tulisan
3. Mendapatkan info job
4. Mendapatkan info lomba blog
5. Saat jalan-jalan ke luar kota bisa dapat tour guide gratis
6. Bisa bertukar produk khas daerah masing-masing 
7. Bisa saling mengingatkan saat kita melenceng dari tujuan awal


Tidak sulit kok mendapatkan teman baru, tapi memang tidak semua orang bisa cocok dengan kita pun sebaliknya. Maka jika ada diantara perkenalan tersebut dan kemudian menjadi teman baik, maka sayangilah teman-teman itu, karena rezeki yang kita dapat tidak harus selalu berupa uang kan? teman yang baikpun adalah rezeki dari tuhan.

Nah jadi jangan ragu ya untuk berkenalan dengan teman baru, dan siapa tahu diantara teman baru itu adalah jodoh masa depan kamu.. ihhiiyy. Salam Pertemanan Sehat yaaa ..


Tahun baru pasti identik dengan yang namanya resolusi. Sebelum membicarakan resolusi tahun ini, gimana kabarnya resolusi tahun kemarin? Apakah semuanya terwujud atau hanya sebuah tulisan belaka saja?

Berhubung sekarang masih bulan Januari di tahun 2019, belum kadaluwarsa jika kita membicarakan resolusi. Gimana resolusi tahun ini? Apakah sama seperti kemarin atau belum membuat resolusi sama sekali?

Buat kalian yang masih bingung ingin membuat resolusi seperti apa di tahun ini, berikut adalah resolusi wajib yang kalian tulis dan lakukan di tahun 2019. Kenapa wajib? Karena ini bisa menentukan masa depan kalian gimana nantinya.

Lebih Produktif dan Konsisten

Di tahun 2019 ini kita harus semakin lebih produktif karena saingan kita di luar sana banyak yang produktif. Mungkin acap kali di tahun kemarin kita masih menyia-nyiakan waktu luang seperti bermain game atau scroll socmed mantan dan gebetan, kita ubah tahun ini menjadi lebih produktif seperti membaca buku atau menulis.

Produktif saja tidak cukup, kita juga musti konsisten supaya semakin hari kita semakin berkembang. Ada perubahan yang signifikan bila kita melakukan sesuatu secara konsisten. Misalnya seperti menulis blog, pasti akan terlihat berbeda jika seseorang yang menulis secara konsisten dan menulis jika ada mood saja. Akan lebih enak dibaca kalau kita rajin menulis walaupun sedang tidak mood.
Jadi, di tahun ini harus lebih produktif dan konsisten, ya, Warga WB!

Olahraga

Sehat itu mahal dan sehat adalah aset berharga kita untuk masa depan. Salah satu hal yang mudah kita lakukan agar tubuh kita tetap sehat dengan rajin berolahraga. Resolusi ini harus banget kalian laksanakan supaya kalian semakin fit dan buat kalian yang memiliki berat badan berlebih, olahraga itu wajib.

Tidak melulu harus di tempat olahraga, seperti gym atau gelanggang olahraga. Kalian bisa olahraga di dalam rumah seperti senam dengan instruktur yang bisa kalian tonton dari youtube atau lari keliling daerah rumah. Yang penting tubuh kalian bergerak dan berkeringat. Pastinya nanti kalian akan sehat. Yuk, olahraga! Sehat itu mahal.

Menabung

Dari tahun ke tahun umur kita semakin bertambah, kebutuhan dan keinginan kita pun semakin banyak. Oleh karena itu kita harus bisa mendapatkan uang yang sesuai dengan kebutuhan kita kalau bisa sekalian yang sesuai dengan keinginan kita. Makanya kita harus bisa menabung dari sekarang sebelum kita menyesal di kemudian hari.

Seiring perkembangan zaman, banyak sekali cara menabung, tidak hanya menggunakan celengan ayam. Kalian bisa menabung sembari investasi, seperti menabung saham, reksadana atau emas, yang setiap tahunnya bila situasi sedang baik mengalami kenaikan harga. Untuk kalian yang tidak bisa menabung atau sulit menyisihkan uang, bisa bekerja sama dengan bank agar langsung memotong saldo dari rekening kalian setiap bulannya.

Tidak ada alasan lagi kan untuk menabung? Resolusi ini wajib kalian lakukan walaupun nanti nabungnya sedikit, tak apa karena sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.

***

Resolusi hanya menjadi resolusi jika kita tidak mau mengubah diri. So, yuk, Warga WB, lakukan resolusi-resolusi wajib di atas supaya kita bisa menjadi pribadi lebih baik di tahun ini. Jika sulit melakukan ketiganya, lakukan dulu salah satunya. Semangat, Warga WB! Kalau bukan kita yang berubah, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?

Ngomong-ngomong, ada enggak, sih, resolusi wajib kamu selain resolusi di atas?


“Jika suatu hal diserahkan bukan pada ahlinya, maka tunggulah kehancurannya,” ujar seorang dosen linguistik di muka kelas ketika selesai menyampaikan materinya. 

Empat belas pasang mata mahasiswa masih terpatri mengikuti gerak-gerik sang dosen berambut putih yang mulai bersiap untuk pergi. Di dalam ruang sempit itu, mereka mengais sedikit demi sedikit bekal yang, mungkin, bisa dipergunakannya di kemudian hari. Bagi sebagian orang, apa yang mereka pelajari merupakan hal yang membosankan dan tidak terlampau penting. Namun, hey, semua orang butuh bahasa yang baik untuk berkomunikasi.

*** 

Tahun demi tahun berjalan tanpa henti. Dan, seperti yang sama-sama kita ketahui, dunia blog terus melesat sebagai wadah personal di antara media digital mainstream. Tulisan sebagai produk bahasa, pada akhirnya, menjadi sesuatu yang penting untuk dikuasai. Mulai dari teknik sampai dengan isi. Namun, sayangnya masih banyak sekali narablog yang melakukan kesalahan berulang untuk kata-kata yang dipilih. 

Setelah penggunaan kata “di, ke, dari” yang masih menjadi pekerjaan rumah untuk terus dipelajari, ada juga penggunaan kata dengan imbuhan {me-} yang patut untuk mendapat perhatian lebih. Tampak sederhana, memang. Ah, salah sedikit doang! Eits, kamu bisa mengubah makna kata yang ada di dalam kalimatmu menjadi sejauh Kutub Utara dan Kutub Selatan. 

Baik, kita bisa membagi kata berimbuhan {me-} ke dalam empat kategori. 

Imbuhan {me-} dan kata dasar yang berawalan huruf vokal 

“Saya memiliki resolusi untuk merubah pola hidup, terutama dalam hal olahraga.” 

Walaupun banyak sekali digunakan di mana-mana, bukan berarti kata “merubah” adalah penulisan yang benar. Contohnya, seperti pada kalimat di atas. Kenapa salah? Selama kalian belum menjadi Naruto, kalian tidak bisa merubah yang bermakna menjadi rubah. Lalu, bagaimana dong penulisan yang benar? Tenang, ada rumusnya, kok! 

{me-} + kata dasar berawalan huruf vokal = {meng-} 
Contoh: mengubah, mengolah, mengamplas, mengoperasi 

Imbuhan {me-} dan peluruhan 

“Kamu tidak boleh mengkonsumsi makanan itu.” 

Kata “mengkonsumsi” juga kerap dipakai dan seolah wajar-wajar saja. Iya, enggak? Hayo, siapa yang masih seringkali menggunakan kata ini? Sebenarnya, huruf “k” di dalam kata “konsumsi” semestinya mengalami peluruhan ketika dia bertemu dengan imbuhan {me-}. Jadilah kata “mengonsumsi” setelahnya sebagai pilihan yang tepat. 

Kapan, sih, sebuah kata yang diimbuhi {me-} akan mengalami peluruhan? Pernah mendengar soal keistimewaan kata-kata dasar yang diawali dengan huruf k, t, s, dan p? Iya, ketika kata-kata dasar berawalan huruf k, t, s, dan p diikuti dengan huruf vokal yang kemudian dikenai imbuhan {me-}, mereka akan mengalami peluruhan. Bingung? Rumus sederhananya begini: 

{me-} + kata dasar berawalan k diikuti huruf vokal = {meng-} 
Contoh: mengarang, mengombinasi, mengurung, mengulik 

{me-} + kata dasar berawalan t diikuti huruf vokal = {men-} 
Contoh: menari, menanam, menunjuk, meninju 

{me-} + kata dasar berawalan s diikuti huruf vokal = {meny-} 
Contoh: menyapu, menyontek, menyuruh, menyangka 

{me-} + kata dasar berawalan p diikuti huruf vokal = {mem-} 
Contoh: memoles, memaku, meminjam, memisah 

Imbuhan {me-} dan kata yang terdiri dari satu suku kata 

“Ibu memintaku melap meja makan.” 

Jika kata dasar terdiri satu suku kata, imbuhan {me-} yang digunakan berubah menjadi {menge-}. Sesederhana itu. Rumusnya seperti ini: 

{me-} + kata dengan satu suku kata = {menge-} 
Contoh: mengelap, mengebom, mengecat, mengecek 

Imbuhan {me-} dan kata dengan gugus konsonan 

“Thanos menyukuri hilangnya setengah populasi penduduk alam semesta.” 

Kata “menyukuri” di atas sebenarnya tidak tepat. Sebab, kata dasar “syukur” memiliki gugus konsonan “sy”. Apa, sih, yang dimaksud dengan gugus konsonan? Itu, lho, dua huruf konsonan yang berdempet-dempetan kayak muda-mudi baru jadian. Nah, oleh karena itu, kata “syukur” tidak mengalami peluruhan. Ini dia letak keistimewaan lain dari kata-kata dasar yang diawali dengan huruf k, t, s, dan p. 

Agar lebih tampak perbedaannya dengan poin nomor dua, lihat rumusnya dulu deh. 

{me-} + kata dasar berawalan k diikuti huruf konsonan = {meng-} 
Contoh: mengkhawatirkan, mengkhatamkan, mengkreditkan 

{me-} + kata dasar berawalan t diikuti huruf konsonan = {men-} 
Contoh: mentranfer, mentraktir 

{me-} + kata dasar berawalan s diikuti huruf konsonan= {men-} 
Contoh: mensyukuri, mensyaratkan, mensponsori 

{me-} + kata dasar berawalan p diikuti huruf konsonan = {mem-} 
Contoh: memproduksi, mempraktikkan, memprakarsai 

Sebagai narablog, bermain dengan kata-kata adalah bekal yang tidak bisa dihindari. Mau bagaimana lagi? Produk yang dihasilkan seorang narablog itu ya berbentuk tulisan, bukan?

Kenapa, sih, harus memikirkan soal begituan? Kalau pesan yang mau disampaikan bisa diterima oleh pembaca, kan, sudah cukup. 

Ya, memang, bisa jadi pesan dalam tulisan masih dapat tersampaikan kepada pembaca meski pemakaian kata tidak tepat. Namun, ini bukan semata tentang membuat pembaca paham atau tidak, tapi tentang bagaimana bahasa berdiri sebagai identitas bangsa. 

Sebagai narablog, kita punya potensi besar untuk membuat Bahasa Indonesia menjadi berdaya. Bagaimana caranya? Bisa dimulai dengan hal sederhana seperti menerapkan aturan penulisan yang baik dan benar. Karena dengan begitu, kita bisa membuka peluang bagi pembaca untuk merepetisi cara menulis kita. Sebaliknya, jika kita terus berpatokan pada yang-penting-pembaca-saya-paham, maka ada kemungkinan kita membuat referensi kebahasaan orang lain menjadi tidak baik pula. Dan hal itu bisa menjadi keberlangsungan yang entah di mana ujungnya. Cepat atau lambat, seperti yang sudah disinggung di awal, apa kita mau menunggu kehancurannya saja? 

Jangan lupa untuk terus menjadi pembaca yang rakus agar bisa menulis dengan baik, ya. 

Kamu punya masalah kebahasaan? Tulis, yuk, di kolom komentar. Siapa tahu bisa jadi materi tulisan berikutnya.








Tabik!

Selamat tahun baru, Warga WB! Semoga di tahun 2019, kita semua selalu dipenuhi sukacita dan keberhasilan. Jika kalian memiliki resolusi untuk menjadi lebih baik di tahun 2019, tidak ada salahnya membaca self help book  atau buku motivasi. Kamu bisa belajar hal baru, meningkatkan kesejatraan diri, dan memenuhi hari dengan kata-kata inspirasional yang kemudian menjadikan hidup lebih bermakna.

Berikut adalah 4 buku self help yang bisa membantu dan mengubah hidupmu ke arah yang lebih baik. Buku-buku ini juga menemani saya selama tahun 2018 dan harus saya akui buku-buku ini memberikan hal baik yang bisa saya nikmati.


       1. Spark Joy by Marie Kondo
     



Bagi kamu yang merasa kamar atau rumah selalu  berantakan padahal sudah dirapikan, buku ini akan sangat membantu. Marie Kondo adalah alih bersih-bersih dari Jepang yang terkenal di seluruh dunia. Buku ini mengajarkan tentang cara bersih-bersih dan mengatur rumah kita. Dalam bukunya Marie mengatakan bahwa kadang orang tidak dapat merapikan kamar atau tempat tinggalnya karena menumpuk hal-hal yang tidak penting. Beberapa prinsip bersih-bersih yang diterapkan Marie adalah menyimpan barang yang “spark joy” atau memberikan kegembiran bagi kita, merapikan sesuai kategori bukan tempat dan merapikan sesuai dengan urutan. Urutan untuk merapikan adalah pakaian, Buku, kertas-kertas, alat-alat aksesoris, dan hal-hal sentimental seperti kenangan-kenangan dari mantan *ehem.

Buku ini membuat kita jadi lebih menikmati bersih-bersih dan hasilnya memang bikin kamar kita lebih lega.


2. Designing Your Live by Bill Burnett & Dave Evans


Buku ini mengisahkan tentang bagaimana cara mendesain hidup kita layaknya mendesain rumah. Beberapa hal penting yang ditawarkan buku ini misalnya kegagalan ada kesuksesan yang tertunda, hanya khawatir pada hal yang bisa kamu kontrol, dan kebahagian ialah merelakan apa yang tidak kau butuhkan. Buku ini bagus jika kamu mulai untuk mendesainkan hidupmu ke hal yang baru.


3. The Power of Meaning by Emily Esfahni Smith


Buku ini mengeksplorasi lebih dalam tentang kebahagian. Menurut Smith kebahagian adalah hal yang superficial, untuk bahagia beberapa orang melakukan sesuatu seperti berbelanja, makan makanan manis. Namun hal tersebut tidak membuat kebahagian mereka bertambah jika mereka tidak tahu makna kebahagian itu sendiri. Makna hidup lebih dalam dari kebahagian. Makna hidup lebih kepada melakukan hal baik daripada merasa baik. Smith menyimpulkan makna dalam 4 cara yaitu: Hubungan kita dengan orang lain, melakukan sesuatu yang berarti untuk komunitas, melakukan pengalaman-pengalaman berharga, dan melakukan sesuatu yang luar biasa yang kita pikir tidak bisa kita lakukan. Buku ini  menarik untuk dibaca untuk kamu yang merasa stuck atau kehilangan semangat pada apapun yang kamu lakukan selama ini. Buku ini akan memberikanmu pola pikir baru tentang kebahagian dan makna hidup.


4. The Year of Less by Cait Flander



The year of less adalah buku yang ditulis oleh seorang blogger keuangan dari Kanada bernama Cait Flander. Dalam buku ini Cait mengisahkan tentang bagaimana dia mencoba untuk hidup sederhana selama satu tahun. Finansial dan kehidupan Cait baik-baik saja, dia menjadi salah satu finansial blogger terkenal dengan pendapatan lebih dari 30rb dolar setahun. Namun dia mendapati dirinya menghabiskan uang tidak terkontrol dan kesulitan untuk menabung. Hal tersebut membuatnya untuk mencoba hidup hemat dengan cara membatasi belanja hal-hal tidak penting. Pengalaman itu dia tulis selama setahun. pada awalnya berat banget untuk tidak belanja, bahkan membuatnya cemas. Namun kemudian hidup sederhana memberikan dampak yang lebih baik terhadap kehidupannya. Dia mulai mempelajari hal-hal baru yang lebih berguna untuknya, jalan-jalan lebih banyak, dan mendapati hanya menghabiskan 50% dari penghasilannya. Buku ini bagus untuk kita yang kadang suka belanja enggak jelas. Belajar menjadi lebih sederhana di tahun 2019.

Demikianlah 4 buku self help yang bisa membantu kita dalam menghadapi 2019. Aku sarankan membaca buku di atas agar pikiran kita menjadi lebih terbuka. selamat menikmati liburan kalian.


*Penulis: Ajen Angelina 









x

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.