Ditulis Oleh:
Tyaseta Rabita Nugraeni Sardjono

Seringkali kita dapati bahwasannya ada orang yang sukanya membicarakan kesalahan orang lain dengan mengungkitnya kepada orang yang bermasalah. Hal ini, bisa mengakibatkan dampak negatif pada psikologis baik dari orang yang mempunyai masalah ataupun pihak yang terkait dengan yang bermasalah.

Dampak negatifnya adalah, timbulnya emosi berupa marah, sedih, takut yang bisa menular. Ada beberapa orang yang mengganggap ini perlu dilakukan supaya menyadarkan si orang yang bermasalah dimana ia sudah mengamanahkan kepada orang itu untuk merahasiakan curahan hatinya. Namun, reaksi setiap orang kan berbeda bukannya ya?

Ada orang yang langsung marah dengan berperilaku mengancam, di bully, memblokir, memaki dengan perkataan kasar, merendahkan, saling segan, saling memfitnah, saling menjatuhkan, saling mencari-cari kesalahan, melibatkannya ke masalah hukum hingga akhirnya masuk ke dalam penjara. Perilaku yang muncul ini dikenal juga dengan adu domba.

Perilaku ini berdampak pada individu baik yang mempunyai masalah, dan mengadukan pada sisi psikologisnya mereka. Khususnya pada individu yang sudah percaya untuk bercerita mengenai masalahnya ke orang yang mengadu itu, maka ia akan menjadi korban. 

Saat merasa menjadi korban, maka ia sudah mengalami sedikit gunjangan pada psikologisnya yang apabila terus dipendam maka bisa menyebabkan terganggunya proses Psikologi Perkembangan yang mengakibatkan dirinya mengalami disabilitas mental.

Disabilitas mental adalah gangguan Psikologi yang dikenal dengan istilah gila yang apabila tidak ditangani dengan segera, maka ia bisa berakhir di Rumah Sakit karena hilang ingatannya.

Belum lagi yang mengadukannya, pada suatu waktu, ia pasti akan teringat dan menyimpan rasa bersalah yang akhirnya bisa membuatnya mengalami disabilitas mental, apalagi apabila yang mengadu kepadanya sudah hilang ingatan.
Sebenarnya, kita bisa mencegahnya loh...

Saya punya tips asyik mengatasi masalah yakni berpikirlah secara objektif dengan menggunakan yang namanya empati (merasakan bagaimana bila berada di posisi yang di curhatkan maupun yang membuat masalah), pikirkan dampak psikologisnya, apabila ada yang kurang pas dari tulisan yang ditulis oleh penulis beritahukan secara langsung, berpikir positif, bukalah pikiran.
Semoga tulisan saya untuk artikel ini bermanfaat. Semoga pihak-pihak yang suka mengadu domba diberikan hidayah oleh Tuhan. 

8 comments:

Adi Pradana said... 16 June 2014 at 17:14

Intinya, positif thinking... mantap.

Miki Fadli said... 16 June 2014 at 19:44

buset, segitu parahnya. :o

Bung Penho said... 17 June 2014 at 15:19

saya setuju aja dech!

Andriyatna said... 24 June 2014 at 21:38

Setiap orang pasti punya masalah, dan berbeda cara mengatasinya.

Tips diatas memang asyik :)

Zain Muttaqin said... 27 June 2014 at 03:17

mungkin lebih tepatnya berpikir terbuka ya gan.. :)

Putera said... 29 June 2014 at 15:36

berpikir positif aja

herbalku said... 22 August 2014 at 17:06

iyaa mungkin semuanya pikirin sisi positifnya toh masalah ga semuanya negatif positifnya mungkin kita bisa belajar dari sana

Oyong Ilham said... 8 April 2016 at 14:50

kalau saya sich berpikir positif aja

 
Top