tips aman menggunakan taksi

Hidup di Jakarta dan kota-kota besar memang harus selalu berwaspada agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan, terlebih jika kita adalah pengguna transportasi umum. Maka dari itu saya akan berbagi tips aman menggunakan taksi.

Check this out :)

1. Memesan Taksi Melalui Telepon

  • Pesanlah melalui telepon-terutama di malam hari.
Memesan taksi melalui telepon merupakan cara yang paling aman untuk bepergian khususnya di malam hari. Lakukanlah perbandingan untuk mencari perusahaan yang menyediakan jasa yang terbaik.
  • Pilihlah perusahaan yang anda percayai.
Ketika anda memesan melalui telepon, anda bebas memilih perusahaan taksi, dan karena pesanan anda termonitor, masalah yang timbul dapat dilaporkan.

2. Mendapatkan Taksi Di Jalan

  • Perhatikan nama perusahaan.
Usahakan untuk memilih taksi dari perusahaan yang ternama dan terpercaya. Jangan menilai taksi dari warnanya. Sebagai contoh, ada lebih dari 10 perusahaan taksi yang berwarna biru yang menggunakan atribut nomor body. Perhatikan secara seksama nama perusahaan dan bentuk logo di bagian samping kendaraan dan di lampu mahkota.
  • Perhatikan nomor taksi dan Kartu Pengenal Pengemudi.
Ketika naik ke dalam taksi, catatlah nomor kode taksi yang ada di dashboard dan pintu mobil. Juga perhatikan Kartu Pengenal Pengemudi yang mencantumkan nama pengemudi, nomor registrasi dan fotonya di dashboard. Cermati dengan seksama apakah  wajah pengemudi yang ada di Kartu Pengenal Pengemudi sesuai dengan pengemudinya. Bila ragu, atau pengemudi tersebut berusaha menyembunyikan wajahnya, batalkan menggunakan taksi tersebut.
  • Periksa penampilan pengemudi.
Pada perusahaan taksi yang profesional, pengemudinya harus mempunyai tingkah laku yang baik dan sopan, berpotongan rambut pendek, mengenakan seragam dan sepatu. Dalam hal ini, lebih baik “menilai seseorang melalui penampilannya.” Untuk menjaga kesegaran dan kebersihan, beberapa perusahaan menerapkan aturan ‘Dilarang Merokok’ di dalam taksi.
  • Jangan menawar
Keluarlah dari taksi jika pengemudi berusaha untuk menawarkan tarif borongan atau berdalih argometernya sedang rusak.

3. Mendapatkan Taksi Dari Pangkalan Taksi

  • Bersikeraslah untuk menggunakan argometer.
Lebih berhati-hatilah jika anda mendapatkan taksi dari antrian taksi, misalnya di bandar udara, stasiun kereta api, atau terminal bis. Biasanya, pengemudi taksi tersebut berusaha untuk menawarkan tarif borongan dan akan menolak mengantarkan ke tujuan jarak dekat.  Jika anda menyetujui tarif borongan, pada akhirnya anda harus membayar 2 atau 3 kali lipat dari tarif argometer. 

4. Menggunakan Taksi Di Bandara

  • Jangan pernah menggunakan calo dari taksi gelap.
Bila anda di bandara, jangan pernah menggunakan jasa transportasi dari calo yang mendekati anda dan menawarkan transportasi. Ini merupakan usaha layanan tranportasi ilegal, dan bila anda menggunakannya, anda harus siap menanggung resikonya. Selain dari antrian taksi biasa, beberapa perusahaan yang memperoleh ijin untuk mengoperasikan transportasi di bandara memiliki gerai di dalam terminal kedatangan. Petugas dapat dikenali dari seragam dan tanda pengenal yang dikenakannya.

Demikian beberapa tips aman menggunakan taksi berdasarkan pengalaman penulis. Semoga tips ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkan solusi menggunakan taksi sebagai alat transportasi sehari-hari.

***

Tips dan Trik
@mwulan_

3 comments:

dila said... 9 September 2013 at 22:58

Oke deh... Tipsnya oke banget....
bagus sekali.....

gilang said... 9 September 2013 at 23:00

Dizaman yang sekarang ini...
Semakin banyak sekalinya taxsi...
Tipsnya keren gan....
Akan saya coba

 
Top