#5TahunWB #5TahunWB: Photo Quotes Contest #HappyBlogging #MubesWB 4 Tahun Ultah WB 7 Tahun Warung Blogger 79 Tahun Sinar Mas untuk Indonesia 90an Access Trade Advertorial Afiliasi ANDA SEORANG INTERNET TROLL? Anniversary aplikasi musik artikel WB Bangkit dari Kehilangan Orang Tua Bedah Buku belanja online Bintang 14 Hari blibli Blog competition Blogging Budaya Cara Bergabung Catatan Ringan Cerpen Charity Cheria Halal Holiday competition Copy Paste Crowdo Digital Millennium Copyright Act DMCA EBI Emak Gaoel Vlog Competition Ensiklopedia Eva Sri Rahayu Event WB EYD Facebook WB Fakta dan Mitos Fashion & Beauty Festival Prestasi Indonesia UKP-PIP Pancasila Inspirasi Maju Gadget Generasi 90an Gerakan PKK Google Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menulis di Blog Hiburan Hikmah Hobi hotel murah di Bali Indonesiaku Info info lomba InfoWB Inspirasi Involve Asia Kangen Band Karya Kata Depan di ke Kelas Bahasa Keluarga Kesehatan Kiat Menulis Postingan Blog Kompetisi Blog 5 Tahun Warung Blogger Kompetisi Blog 6 Tahun Warung Blogger kompetisi blog langit musik Kompetisi Blog LangitMusik Konsistensi Kontes WB Kopdar Mini Suka-suka Kopdar WB KOPI SUSU WB Kuliner Langit Musik Blog Competition #MusiknyaHidupKamu Langit Musik: Musiknya Hidup Kamu Lifestyle Lokasi Lomba Lomba Blog Menu7uh Warung Blogger Lomba Menulis Manfaat Olahraga yang Menakjubkan Media Menulis Motivasi Musik & Film new langit musik Novel Novel Indonesia Oase Olahraga Olahraga & Kesehatan Parade Para Monster Parenting Pendidikan pengumuman pemenang Permainan Rakyat Pojok Pojok WB POJOK WB IDOL Positif Self Talk Ramadan Reportase Resensi Buku Retweet Review review produk saleduck Sastra Sastra & Seni SEO Shell Shell Eco-Marathon Sosial & Budaya Subjektif Teknologi Tidur Tips Belanja Hemat Ala Blogger Tips Blog Tips dan Trik Tips Media Sosial Tomyam kelapa Saung Ibu Trade Expo Indonesia 2017 Travelio Travelling Tutorial Blog Twitter Twitter WB Ultah WB Ultah WB ke-6 urun artikel Utees.me Vlog Competition Warga WB Wisata Writing Writing Competition Zaman Sekarang Telat Untuk Jadi Blogger

Credit



Jangan pernah mencintai seseorang yang tak bisa kau miliki. Cinta harus berbalas agar nyata.
            Itulah kalimat yang tertera pada cover merah kemilau dari buku New York Times Bestselling berjudul HALO karya Alexandra Adornetto versi terjemahan. Bila dipikir-pikir, memang benar, cinta harus bebalas agar nyata, bila tidak nyata ya namanya bukan cinta karena kita tidak mungkin merasakan cinta secara maya.


           Bersyukurlah kalian yang cintanya berbalas. Cinta yang berbalas bagai terbang di langit biru berlukiskan awan-awan putih dan merasakan udara segar hempasan samudra yang menabrak karang. Semua rasanya indah. Namun, jangan bersedih untuk kamu yang cintanya tidak berbalas. Memang sih cinta yang berakhir kekecewaan hanya mengundang kepiluan. Rasanya bagai menyeruput hot coffee, lalu tidak sengaja menelan hamparan ampas hitam di dasar cangkir. Pahit di mulut, juga getir di hati.
            Setelah itu, apakah kamu yang cintanya tidak berbalas lebih baik berdiam diri di sudut ruang kamar dengan cahaya gelap yang mengurungmu? Atau mencoba jatuh cinta lagi kepada orang baru?
Cobalah tarik napas dalam-dalam dan jernihkan pikiranmu terlebih dahulu. Buka mata, hati, dan tegakkanlah pandanganmu. Mungkin, ini yang harus kamu lakukan untuk para cintanya yang tak berbalas:

1.      Kenali apa yang salah dalam dirimu
Coba telusuri ingatanmu, mengapa pernah mendapat history pahit, seperti di-friendzone-in atau di-PHP-in. Apakah kamu terlalu posesif, agresif, atau ...?
Tidak ada salahnya kok kamu mencari informasi tentang apa yang dia sukai, tapi jangan sampai itu membuatmu lupa diri. Apalagi mengubahmu menjadi orang lain. Ingat, be your self! Jangan bohongi dirimu sendiri bila ingin dicintai orang lain.
Temukan apa yang salah dalam dirimu. Bila sudah ditemukan, yuk evaluasi dan perbaiki, lalu silakan untuk jatuh cinta lagi. Tentu, bila ingin jatuh cinta kembali, kamu harus siap dengan segala konsekuensi. Termasuk cintamu tak berbalas dan sakit hati lagi.
Coba hela napas dalam-dalam. Tatap dirimu di depan cermin bening hingga kamu dapat melihat dirimu yang sesungguhnya. Lalu, katakan dengan yakin, “Aku siap jatuh cinta lagi.”

2.      Jangan terlalu cepat jatuh cinta
Tak ada asap bila tak ada api. Tak sampai tujuan bila tak pernah berjalan. Dua kalimat itu benar adanya. Apakah ini juga benar: jangan jatuh cinta bila kamu takut terluka?
Hemm.... Apa kamu ingat dengan setangkai lirik hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga? Bila kamu merasa kekosongan bagai taman tak berbunga, tenang saja, ada kok taman yang indah tanpa bunga. Mungkin, hiburan itu cukup untuk menciptakan simpul senyum manis di bibirmu ya.
      Bila kamu tetap bersikeras jatuh cinta dan di benakmu mulai berkata, “Aku ingin jatuh cinta, tapi tidak ingin terluka.” Mungkin saja aku datang menghampirimu, kemudian menimpal, “Yang benar itu jangan jatuh cinta bila tidak ingin terluka.” Sebagian orang yang pernah merasakan derasnya arus cinta dalam sebuah hubungan, biasanya pernah terluka. “Luka” adalah salah satu resep untuk langgeng, yaa di antaranya juga seperti “rindu”, “berantem”, dan “jenuh”.
      Jatuh cinta bukan seperti belajar naik motor atau mobil. Jatuh cinta bukan dua kata yang harus kamu coba-coba. Jatuh cinta pun bukan sesuatu yang istimewa bila kamu sendiri masih ragu untuk merasakannya.
      Lebih baik jangan terlalu cepat jatuh cinta saja deh, daripada terlalu cepat merasakan luka. Benar tidak? Hehe....

3.      Ingat hukum karma
Hei, hidup ini bagai cermin lho. Semua yang baik akan berbalas baik, begitu pun sebaliknya. Ingat dengan janji Tuhan yang intinya, orang yang baik akan dipasangkan dengan yang baik pula?
Syukur ya kalau ingat. Namun, pernahkah kamu nge-PHP-in orang? Bila pernah, yaa jangan sakit hati kalau suatu saat kamu di-PHP-in seseorang. Seperti yang sudah dikatakan tadi, hidup ini bagai cermin. Semua yang kita lakukan akan berbalik pada diri kita sendiri.
             Cintailah orang lain bila ingin cintai. Sayangilah orang lain bila ingin disayangi. Satu                     lagi, jangan sakiti hati orang lain, bila hatimu tidak ingin disakiti.
Label:

Post a Comment

  1. hidup bagai cermin . kalimat paling aku suka di artikel ini .
    ngambil dari pengalaman aja terus belajar dari artikel ini :D

    ReplyDelete
  2. Love your self first! kalau kita gak mencintai diri kita, bagaimana bisa oranglain mencintai diri kita?

    ReplyDelete
  3. salah satu untuk jatuh cinta adalah, memberikan cinta. 8-)

    ReplyDelete
  4. lebih baik di cintai dari pada mencintai, ;-(

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah cintanya padaku berbalas :)

    ReplyDelete
  6. teringat masa lajang ..... :) :) :)

    ReplyDelete


Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.