#5TahunWB #5TahunWB: Photo Quotes Contest #HappyBlogging #MubesWB 4 Tahun Ultah WB 7 Tahun Warung Blogger 79 Tahun Sinar Mas untuk Indonesia 90an Access Trade Advertorial Afiliasi ANDA SEORANG INTERNET TROLL? Anniversary aplikasi musik artikel WB Bangkit dari Kehilangan Orang Tua Bedah Buku belanja online Bintang 14 Hari blibli Blog competition Blogging Budaya Cara Bergabung Catatan Ringan Cerpen Charity Cheria Halal Holiday competition Copy Paste Crowdo Digital Millennium Copyright Act DMCA EBI Emak Gaoel Vlog Competition Ensiklopedia Eva Sri Rahayu Event WB EYD Facebook WB Fakta dan Mitos Fashion & Beauty Festival Prestasi Indonesia UKP-PIP Pancasila Inspirasi Maju Gadget Generasi 90an Gerakan PKK Google Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menulis di Blog Hiburan Hikmah Hobi hotel murah di Bali Indonesiaku Info info lomba InfoWB Inspirasi Involve Asia Kangen Band Karya Kata Depan di ke Kelas Bahasa Keluarga Kesehatan Kiat Menulis Postingan Blog Kompetisi Blog 5 Tahun Warung Blogger Kompetisi Blog 6 Tahun Warung Blogger kompetisi blog langit musik Kompetisi Blog LangitMusik Konsistensi Kontes WB Kopdar Mini Suka-suka Kopdar WB KOPI SUSU WB Kuliner Langit Musik Blog Competition #MusiknyaHidupKamu Langit Musik: Musiknya Hidup Kamu Lifestyle Lokasi Lomba Lomba Blog Menu7uh Warung Blogger Lomba Menulis Manfaat Olahraga yang Menakjubkan Media Menulis Motivasi Musik & Film new langit musik Novel Novel Indonesia Oase Olahraga Olahraga & Kesehatan Parade Para Monster Parenting Pendidikan pengumuman pemenang Permainan Rakyat Pojok Pojok WB POJOK WB IDOL Positif Self Talk Ramadan Reportase Resensi Buku Retweet Review review produk saleduck Sastra Sastra & Seni SEO Shell Shell Eco-Marathon Sosial & Budaya Subjektif Teknologi Tidur Tips Belanja Hemat Ala Blogger Tips Blog Tips dan Trik Tips Media Sosial Tomyam kelapa Saung Ibu Trade Expo Indonesia 2017 Travelio Travelling Tutorial Blog Twitter Twitter WB Ultah WB Ultah WB ke-6 urun artikel Utees.me Vlog Competition Warga WB Wisata Writing Writing Competition Zaman Sekarang Telat Untuk Jadi Blogger

5 Gejala Umum Kelelahan Psikis (Menurut Awam)








5 Gejala Umum Kelelahan Psikis (Menurut Awam)
(Ruby Astari)

Akui sajalah, banyak di antara kita yang pernah punya mimpi mustahil: menjadi manusia serba bisa, selalu kuat, dan tidak pernah gagal. Namanya juga manusia. Ya, tidak mungkin. Kadang beratnya tuntutan—baik dari pihak lain maupun diri sendiri—menyebabkan seseorang lama-lama mengalami kelelahan psikis.

Lima (5) di antaranya adalah:

     1. Pola tidur terganggu
Kadang susah tidur, namun begitu akhirnya bisa tidur malah jadi susah bangun. Mana mimpinya juga seram-seram lagi! Bangun tidur harusnya merasa segar (apalagi kalau tidurnya cukup lama, seperti sekitar enam sampai delapan jam.) Namun, yang ada malah pusing dan lebih lelah dari sebelumnya.

Saran: Banyak berdoa dan berpuasa untuk menenangkan diri. Absen dulu dari mengonsumsi kafein. Gantilah dengan chamomile atau peppermint tea. Matikan semua peralatan elektronik sebelum tidur. 

      2.    Kehilangan semangat
Mau kerja kok malas? Kegiatan yang biasanya terasa mudah dan menyenangkan, sekarang malah jadi susah dan membosankan. Lalu otak mulai berulah seperti Pentium-1.

Saran: Pasang musik penyemangat saat bekerja. Carilah teman yang dapat memotivasi Anda. Buatlah daftar hadiah atau reward untuk diri sendiri setiap kali menyelesaikan tugas-tugas berat dalam seminggu atau selesai presentasi. Misalnya: memanjakan diri dengan terapi spa atau membeli makanan favorit yang agak mahal (tapi, ini sesuai selera masing-masing, ya.)

      3.    Kinerja menurun
Saran: Liburan! Anda bukan robot. Jangan menyiksa diri sendiri dengan mengabaikan kebutuhan untuk beristirahat.

      4.    Berubah menjadi sosok menyebalkan
Mendadak enggan mendengarkan curhat teman (apalagi bila problemnya seputar mereka ribut sama teman atau baru putus dengan pacar). Berubah tidak pedulian. Cenderung menjauh dari orang-orang alias berubah menjadi anti sosial. (Bukan autis, ya. Jangan salah dan jangan asal sebut!)

Saran: Termasuk salah satu dari kategori ini? Saatnya menikmati me time sampai tenang. Kadang sendirian memang juga perlu, kok. Tidak hanya me-recharge energi, Anda juga lebih punya kesempatan untuk mendengarkan suara hati.

      5.    Akhirnya... jatuh sakit
Bisa dibilang, ini tahap akhir dari kelelahan psikis. Jangan sampai ada nomor berikutnya, karena saya sendiri terlalu ngeri membayangkannya. Fisik drop gara-gara selama ini Anda sudah termakan ilusi bahwa Anda manusia super.

Saran: Kalau bisa sih, lain kali jangan sampai menunggu hingga tahap ini. Bahkan, dari tahap awal saja seharusnya kita sudah waspada. Segeralah beristirahat. Konsultasi dengan dokter bila perlu. Jagalah kesehatan dengan kembali menerapkan pola makan yang baik dan berolahraga secara teratur. Tentu saja, yang paling penting adalah menerima fakta bahwa Anda hanyalah manusia biasa. Anda tidak bisa mengendalikan semuanya.

Ya, Anda hanya bisa berusaha...

R.
(Jakarta, 26 Juni 2016 - 10:00)

Post a Comment

  1. Aku kalau sudah sampai ke poin ke-3, pasti langsung piknik. Hahahaha.. Takut kalau jadi orang menyebalkan seperti di poin 4!

    ReplyDelete
  2. Aku selalu di No.2 kehilangan semangat, tapi langsung jalan sama temen2 gitu..

    ReplyDelete
  3. Kalau bisa dari tahap awal harus waspada, hehe.

    ReplyDelete
  4. Aku udah sering sampe tahapan kelima. Tapi selama ini enggak pernah sadar kalau itu bagian dari kelelahan psikis T_T

    ReplyDelete
  5. kadang kinerja menurun sehingga aktifitas berantakan min

    ReplyDelete
  6. Ternyata yg saya alami itu lelah psikis yah, sudah beberapakali di tahap no. 5
    Terlalu banyak fikiran mungkin ya.
    Mksh artikelnya.

    ReplyDelete


Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.