Oleh: Ari Tunsa


Kenal Saja Tidak
Pict Source
Indonesia, gemah ripah loh jinawi. Inilah Indonesiaku, tanah airku tercinta. Tempat mencari penghidupan dan menjalankan kehidupan. Orang Indonesia harus cinta pada Indonesia. Aku Cinta Indonesia. Banyak cara untuk mengungkapkan rasa cinta kepada tanah air kita, salah satunya dengan mencintai produk dalam negeri.


Ironi sekali jika seorang warga negara tidak mencintai produk negaranya sendiri. Apalagi dengan kualitas yang tak kalah dengan produk luar negeri (import). Namun hal itu benar-benar terjadi saat ini di negeri kita, Indonesia. Baru-baru ini saya melihat tayangan televisi tentang hal itu. Sebagian wilayah NKRI (negara Kesatuan Repulik Indonesia) yang tidak terdapat barang kebutuhan sehari-hari sampai bahan makanan yang berasal dari Indonesia. Tepatnya daerah Kecamatan Krayan - Kota Nunukan - Kalimantan Timur.
Kenal saja tidak, bagaimana mau cinta produk dalam negeri?

Kenal Saja Tidak
http://ketahananpangannunukan.blogspot.com/
Ada satu segmen yang menampilkan keadaan kecamatan yang berada di beranda Indonesia itu. Kondisi jalanan utama kota tanpa aspal sedikitpun. Hanya tanah yang tiap hujan menjadi seperti sawah. Dan yang lebih menyedihkan lagi adalah bahan makanan di sana tidak ada yang dari Indonesia. Mereka bahkan tidak tau produk dalam negeri, menyakitkan.

Sekian banyak barang yang dijual di toko dan warung-warung tidak ada satupun produk Indonesia. Barang-barang yang ada mereka dapatkan dari negara tetangga. Mulai dari air mineral sampai bahan pokok nasi (beras) tidak ada  yang buatan Indonesia. Saya tercengang manakala memperhatikan warga yang diwawancarai sedang membawa tabung gas warna kuning.

"Mas, ini tabung gas 14 kg ya, harganya berapa?"

"Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah" kata warga tersebut.

"Ini sepertinya bukan tabung gas dari Indonesia ya mas?"

"Iya, ini dari malaysia" jawab lelaki muda itu.

"Kenapa tidak membeli tabung gas yang dari Indonesia?"

"Saya tidak tau. Biasa saya beli yang ini" jawabnya kembali, lugu.

***

Percakapan tersebut tidak sama persis dengan redaksi, hanya intinya saja yang sama. Lihatlah, betapa asingnya meraka dengan barang lokal. Saya hanya bisa menggelengkan kepala, belum pernah sedikitpun terbayang bahwa ternyata masih ada orang Indonesia tidak kenal Indonesia, negaranya sendiri. Sementara banyak orang diluar sana yang menggembar-gemborkan slogan CINTAI PRODUK DALAM NEGERI.

Sungguh sangat ironi. Bagaimana mungkin kita akan cinta produk dalam negeri, kenal saja tidak. Kita masih punya banyak PR, salah satunya adalah memperkenalkan produk dalam negeri. Tidak hanya menunjukkan dan menyuruh membeli produk dalam negeri. Terutama kepada mereka yang di tepi Indonesia. Oleh karena itu distribusi produk dalam negeri harus merata dan agar bisa merata maka perlu ada perbaikan akses yang mudah menuju ke sana. Semua itu adalah tugas kita bersama sebagai Warga Negara Indonesia (WNI)

Cinta produk dalam negeri adalah salah satu bukti bahwa kita cinta Indonesia!

45 comments:

Selvi betharia said... 10 May 2012 at 01:17

setuju pak..kalau ngga dari kita yg memulai siapa lagi :)

#cekkroscek kyakx aku belom punya brang dari luarnegeri heeee

Arif Khumaidi said... 10 May 2012 at 01:51

wah... menyentuh banget mas ari.. aku malah baru tau ada kejadian ini -__-"

"PR, salah satunya adalah memperkenalkan produk dalam negeri". hemm.. pr dasar sebelum mengerjakan pr yang advanace :D

Fahmi Setiawan said... 10 May 2012 at 02:15

Ada pepatah mengatakan, "TAK KENAL MAKA TAK SAYANG" jangan mengakui sayang kepada seseorang jika belum mengenalnya, begitu pula dengan Indonesia, Nice share Mba/Sist/Tant/Bu ? *TakutSalahPanggil!

NF said... 10 May 2012 at 02:28

saya kalau beli wortel yang punya lokal, padahal wortel import lebih besar dan terlihat suegarr.. itu salah 1 bentuk cinta produk Ind kan?? hehe

Abi Sabila said... 10 May 2012 at 02:51

kadang orang merasa gengsinya naik bila memakai barang import, atau setidaknya bermerk ( seperti ) dari luar negeri padahal itu barang diproduksi di dalam negeri. Entahlah, kalau saya lebih memilih barang lebih karena manfaatnya, bukan semata karena merk nya.

eksak said... 10 May 2012 at 03:25

Itulah yg terjadi pada petani bawah merah di desa kami! Ketika bawang thailand dan kamboja yang lebih bulat, besar dan murah menginvasi, maka matilah kami para petani! Mirizz...

Sobat Bercahaya said... 10 May 2012 at 05:10

hemmmm.....
pernah aku mengikuti diskusi masalah produk indonesia. Waktu itu yg dibicarakan masalah minyak goreng sawit, dulu katanya minyak sawit kita kualitasnya bagus, tapi kenapa minyak sawit malaysia sekarng lebih baik dari indonesia? katanya minyak sawit indonesia tidak menjaga kualitas sehingga menurunkan harga minyak tersebut.

Mas menurut aku banyak sih di negara kita (orang/pabrik) yang kualitasnya baik terus meraka dikit-demi-sedit menngurangi kualitas menambah kuatitas karena hanya meraih untung saja. padahal dalam jangka panjang itu sangat merugikan.

mengenai diskusi Tong Gas ternyata para tki banyak yg mengirim dari malaysia mas padahal tong gas termasuk barang subsidi jadi itu barang terlarang untuk di kirim ke luar malaysia. *aku ada bukti foto*

Madjongke said... 10 May 2012 at 06:33

Baru tahu informasi seperti itu. Oya ngomong-ngomong saya salah masuk warung gak nih, soalnya saya bukan orang pintar.hehe

Bung Penho said... 10 May 2012 at 07:41

betul kawan, sangat setuju! gue sampai sekarang juga bingung nih bedain produk lokal dg produk luar negeri hehehhe...

Ari said... 10 May 2012 at 14:23

awas ya kalo suaminya orang luar negeri, ckckck

Ari said... 10 May 2012 at 14:31

saya juga baru tau dari tayangan itu.. hanya sbagian wilayah perbatasan, entah dengan yang lain.. PR masih banyak mas :D

Ari said... 10 May 2012 at 14:36

hadeehh... seluruhnya salah manggil tuh.... saya kan calon bapak :(
====
benar, kelo begitu mari kita perkenalkan :)

Ari said... 10 May 2012 at 14:42

wah... warga negara Indonesia yg baik nih, hihi... asal produk indonesianya jgn yang layu ya mbak... hihi

Ari said... 10 May 2012 at 14:44

oiya, saya lupa ttg itu. memang benar, suatu barang kita beli itu lebih karena manfaatnya, tapi jika ada dua barang yang kegunaan dan manfaatnya sama yang satu buatan luar dan yang satu buatan Indonesia, maka bentuk cinta produk dalam negeri adalah dengan membeli yang buatan Indonesia.. #Demikian :)

Ari said... 10 May 2012 at 14:47

memang masalah kita sangat komplek dan saling berkaitan ya... tanpa campur tangan pemerintah maka kita tidak bisa maju bersama.. mudah-mudahan ketemu solusi

Ari said... 10 May 2012 at 14:50

mental kita yang salah. memang susah dicari solusi jika terkait kepribadian masing-masing orang. nah kalo yang gas di bawa ke Indonesia itu gawat tuh... berarti kita yang salah ya.. hadeehh..
bener-bener butuh solusi yang jreng.
smoga bisa ketemu solusi tepatnya

Ari said... 10 May 2012 at 14:51

hehe... kita semua sama kok. kan setiap blogger itu pinter :D

Ari said... 10 May 2012 at 14:53

tinggal liat alamatnya aja bang bung #eh
asal jangan alamat palsu saja ya, hihi

fauzanmm said... 10 May 2012 at 15:19

setujuuu, :D
memang pendistribusian barang dalam negeri harus sampai ujung" wilayah indonesia, biar semua mengenali produk indonesia, dan pastinya mencintai produk indonesia itu sendiri

Niar Ci Luk Baa said... 10 May 2012 at 15:23

cinta indonesia deh, asli jawa juga boleh *lho... :p

dmilano said... 10 May 2012 at 15:23

Saleum,
Topik yang menarik kang, Sudah terlalu banyak dari kita yang mengidolakan produk luar negeri dengan alasan kualitas. Tapi sandal dan sepatuku yang buatan cibaduyut malah tahan sampe 3 tahunan gitu, bukan kah kualitasnya sudah hebat? malah tahan banting lagi, hehehe,.. aku sejak dulu selalu menyukai produk lokal kecuali laptop yang masih masih produk luar. Akhir kata, aku turut berkampanye agar kita semua lebih mencintai produk lokal.

Jurnal Transformasi said... 10 May 2012 at 15:36

Masalah ketidak cintaan thd produk Indonesia ini akar masalahnya ruwet Mas Ari..Konsumen dimanapun mereka berada mencari produk dengan harga murah. Boleh saja kita cinta Indonesia, tapi jika sekilo apel malang lebih mahal dari apel washington, bagaimana produk kita mau bersaing. Apel malang sdh kecil2, warna kurang menarik, bersaing dengan apel washington yang cantik itu? Yah tewas lah...

Itu cuma satu contoh. Beras yg diimport ternyata lebih murah dari beras dari sawah petani kita. Kok bisa? Lah ya akar masalahnya emang disitu, ketidak efisienan produksi dan distribusi. Jika tabung gas di perbatasan lebih murah yg impor, ngapain mereka kekeuh pakai punya pertamina yang sering meleduk itu?

Ari said... 10 May 2012 at 15:40

:) amiin. mudah-mudahan bisa demikian :D

Ari said... 10 May 2012 at 15:40

haha.. yg jelas calon misua orang jawa kan? :p

Ari said... 10 May 2012 at 15:42

hahaha... benar. tapi perspektif orang itu lain-lain ya bang... dan motivasi awalnya juga perlu dipertimbangkan... apa membeli sesuatu karena gengsi atau karena fungsi :D
amiin

Ari said... 10 May 2012 at 15:46

ruwet dan sangat komplek :) ya, sudah tentu, karena ini menyangkut selera. setiap kepala akan berbeda. semua butuh kerjasama agar bisa menciptakan rasa cinta kepada produk dalam negeri. Tentu saja tidak mudah, hehe..
artinya jika ada dua barang buatan Indonesia dan luar dengan kualitas yang sama harga sama, kita akan memilih produk dalam negeri itu maksdnya cinta produk dalam negeri. tapi kita masih belum bisa (meningkatkan kualitas) bukan berarti tidak bisa :D
salam

dmilano said... 10 May 2012 at 16:37

sayangnya banyak yang gengsi pake produk lokal kang, padahal gak semua produk import itu bagus dengan iklim diindonesia. kecuali laptop. hehehe.... soalnya lum ada tuh produk indonesia

Hiaku Herry said... 10 May 2012 at 17:33

Masih banyak kok, produk luar tapi yang dibikinnya di Indonesia, contoh kecil aja beragam kerajinan yang dibawa keluar trus dihargain mahal dijual lagi. Eh eh yg beli malah orang Indonesia :))

bunda Lily said... 10 May 2012 at 18:45

selalu bangga memakai produk sendiri, seperti batik misalnya :)
namun, kenapa juga ya, malah produk negeri sendiri sulit ditemukan?
lbh banyak buatan china utk hampir semua barang... :(

dan, diluar negeri malah banyak barang2 made in Indonesia ...
bunda pernah menemukan jeans, kemeja dan sepatu , yang jelas2 tertulis 'made in Indonesia' di Eropa
atau mmng barang2 ini khusus eksport yaaa....

salam

mimi RaDiAl said... 10 May 2012 at 22:07

kebetulan d rmh g ada produk luar krn ga sanggup beli tpiii dulu sekali smpt prnh kepengen cari suami produk luar negeri hihihihi

applausr said... 10 May 2012 at 23:14

iya ya.... memang begitu kalau di daerah pinggiran atau daearah dengan batas negara. Malah logat mereka bicara lebih kental berlogat bahasa tetangga dari Indonesia.

Beginilah kalau wawasan nusantara para pemimpin negeri kurang baik... :)

Didin Supriatna said... 11 May 2012 at 01:16

Halo.. salam kenal.. nice blog... blog ini dah saya follow.. follback ya...

Catatan Ibu said... 11 May 2012 at 03:54

kalau melihat lokasi yang menjadi contoh didalam tulisan ini, tentunya kita tidak bisa menyalahkan orangnya mengapa tidak mengenal produk negeri sendiri.
Kondisi yang membuat mereka akhirnya memilih memakai produk lain, bukan karena tidak cinta.

ardiansyah pango darwis said... 11 May 2012 at 04:46

saya cinta Indonesia namun saya kerja sama dengan china, karena ada yang bilang untuk mendekati raksasa yang besar janganlah menjadi musuhnya namun jadilah sahabatnya. :D

ardiansyah pango darwis said... 11 May 2012 at 04:50

oh ya mengenai situasi diatas saya hanya bisa berkesimpulan mari memperkaya diri masing-masing dengan harta kalau hati iman dan taqwa sih tidak usah di bahas lagi ya karena itu kudu dan wajib :D, karena kita tidak bisa mengandalkan negara, yang bisa kita andalkan adalah diri kita saja dan tidak usah berharap lebih kalo orang-orang di atas sana dapat membantu :)

Akhmad Muhaimin Azzet said... 11 May 2012 at 20:42

orang sering menyebut barang bermerek itu konotasinya barang produk luar negeri; lho gimana sih, produk dalam negeri juga mempunyai merek kok...

ada seorang yang bangga beli tas di luar negeri, padahal itu produk asli Indonesia, nah lho....

pengisah said... 11 May 2012 at 21:54

rame , telat deah komen

Mama Olive said... 15 May 2012 at 02:15

ACI..Aku cinta Indonesia bangget..

Kenalin Ri..
Ini Papanya Olive, Produk dalan negeri loh..
#kabuur!!

Outbound di Malang said... 19 May 2012 at 16:25

salam super sahabat,
tetap semangat dan sukses selalu ya
ditunggu kunjungan baliknya :)

Perawatan kulit ala herbal said... 24 May 2012 at 17:30

aku cinta indonesia makanya aku menjual obat herbal asli buatan indonesia, salam sehat yah mas bro

Obat Ambeien said... 24 May 2012 at 17:36

indonesia negri tercinta tapi pemimpinnya ada yang suka ada yang engga...

Nila789 said... 25 July 2012 at 22:13

pemerintah juga harus bisa lebih mengenalkan produk indonesia ke kita, dan kita harus bisa meningkatkan kualitas produk kita agar orang percaya bahwa produk kita juga bagus dan aman. malaysia dan singapur saja sudah memesan puluhan kereta api dari PT. Inka :D

Sang Cerpenis bercerita said... 3 October 2012 at 19:18

ya kalo mau dicintai produknya harus ditingkatkan kualitasnya

Berbagi dan Mencari said... 18 August 2013 at 17:39

Tugas kita bersama, seluruh komponen bangsa Indonesia, agar produk dlm negeri dikenal secara menyeluruh dan merata di setiap sudut negara Indonesia

 
Top