Pernahkah kau rasakan lagi damainya sentuhan angin??

Pernahkah, sekali saja dalam hidupmu kau berlari dari warna kelabu yang menyelimutimu??

Tidak pernah!! Ya, tidak pernah!!

Bersama sentuhan kasar tangan itu kau mencoba menggali duniamu

Menatap pekat pada ujung senja yang membuat matamu semakin tersipit

Kau hidup, tapi kau seolah sudah tak merasakan lagi udara yang kau hembus

Kau selalu saja diam, menikmati hambarnya hidup lewat sudut yg tak pernah kau rubah

Menyapa pilu pada waktu yang tak pernah bisa kau definisi

Dan kadang kau pun sesekali tertawa pada sketsa yang tak pernah tuntas kau lukis

Kaukah itu??

Sosok sendu yang sering berurai air mata di hening malam

Sosok lemah yang terkadang jatuh tersujud di balik hujan

Sosok rapuh yang sudah tak bisa lagi menyapu kelabu dengan warna jingga kesukaanmu

Dulu kau selalu merangkai keping warna di untaian asamu

Tak pernah lelah memberi seulas asa dibalik senyum manismu

Tapi sekarang, kau seolah tampak mati dengan tubuh yang terbalut butiran kelam kehidupan

Dan perlahan semakin tersamar bersama angin yang sudah lelah mencacimu

Benarkah itu kau??

Palembang, 8 Mei 2012


Tentang Penulis Tamu:

Penulis : Dhenok Habibie
FB       : Dhenok Habibie
Twitter : @dhenokku
Asal     : Palembang

(Sumber gbr headline: ngerumpi.com)

18 comments:

Mama Olive said... 9 May 2012 at 05:36

perasaan bukan aku Dhe..

*celingak celinguk, lihat kiri kanan*

cah_kesesi_ayutea said... 9 May 2012 at 06:06

bukaaann dhee...

ahihihi

RahMa said... 9 May 2012 at 06:16

buka aku...
hehe

Tidur Pagi said... 9 May 2012 at 13:30

Siapakah gerangan :)

Yunda Hamasah said... 9 May 2012 at 16:32

Sayangnya dikau salah dhe, sebab itu bukan aku :)
Sungguh ...

Pemilik Restoran Suroboyo said... 9 May 2012 at 16:51

bukaaaaaan....
aku ada dibelakangmu

dhenok habibie said... 9 May 2012 at 17:19

yakin bukan ncie?? *menatap penuh selidik* :))

dhenok habibie said... 9 May 2012 at 17:21

serius, bukan ayutea??

dhenok habibie said... 9 May 2012 at 17:23

kalau bukan Rahma, trus siapa??

dhenok habibie said... 9 May 2012 at 17:27

ntahlah, aku pun sudah tak mengenali siapa dia.. :(

dhenok habibie said... 9 May 2012 at 17:31

tapi kenapa aku merasa kalau itu yundo?? salahkah aku??

Niar Ci Luk Baa said... 9 May 2012 at 17:33

Dhe dhenok, ituh bukan niar........coba cari dibelakang mu *lirik pakdhe* :D

WaroengBlogger said... 9 May 2012 at 18:23

mungkin itu akyuuu... #genit

ardiansyah pango darwis said... 9 May 2012 at 19:28

sadis
saya dulu pernah di posisi itu, dulu semangat dan terpuruk, ya gara-gara hal-hal sepele sih sebenarnya namun sekarang sudah tidak, karena warna jingga itu yang dulu perlahan buram kini semakin jelas, dan pelanginya sebentar lagi akan namapak setelah hujan bahkan badai telah lewat
aamiin

Bung Penho said... 9 May 2012 at 20:33

bukan, itu bukanlah aku wkwkwkwkkaaa...!

zachflazz said... 9 May 2012 at 21:27

damainya sentuhan angin ... yuhui, pas banget buat dimetaforakan.

Selvi betharia said... 9 May 2012 at 23:02

kaukah itu?
bukan bukan aku, tapi bayangan dirimu dari sisi lain hidup mu

heee

muhamadromdoni said... 9 June 2012 at 15:17

Unyu unyu... keren bisa masuk WB tulisannya yah.. ;)

H... kapan bisa di koreksi sama WB yah.. :?:

 
Top